Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

4 Jenderal Kopassus yang Ahli dalam Misi Pertempuran Berbahaya

Tim Okezone , Jurnalis-Jum'at, 22 April 2022 |14:09 WIB
4 Jenderal Kopassus yang Ahli dalam Misi Pertempuran Berbahaya
Prabowo Subianto (Foto: Ist/ Media sosial)
A
A
A

Benny pun memerintahkan anak buahnya mengambil persediaan peluru lain ke Tebet. Sebagai catatan, peluru khusus antiteror memang tak akan menembus dinding kabin pesawat. 

Operasi dimulai pada 31 Maret 1981 sekira pukul 10.43 dini hari. Pasukan menggeruduk para pembajak.

Dalam tempo kurang dari 10 menit, situasi bisa diamankan, kendati ada korban di pihak pasukan. 

Usai operasi, Benny Murdani ikut naik ke pesawat, menggunakan mic di kokpit pesawat, untuk melaporkan langsung pada Kepala Bakin (sekarang BIN), Yoga Sugomo.

“Pak Yoga, ini Benny,” teriak Benny di mic kokpit.

“Neng endi kowe (di mana kamu?),” jawab Yugo.

“Di dalam pesawat, Pak”, timpal Benny lagi.

“Jangan main-main kamu..,” sahut Yugo.

“Saya memang di pesawat, sudah selesai semua, beres,” tuntas Benny.

Drama pembajakan empat hari tiga malam itu pun berakhir. Pasukan baret merah pun langsung mendapat pengakuan internasional dan disejajarkan dengan pasukan elit dunia seperti GSG 9 (Jerman dan Mossad (Israel).

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement