Share

Ukraina: 21.600 Tentara Rusia Tewas dalam Perang, 854 Tank dan 2.205 Kendaraan Lapis Baja Hancur

Susi Susanti, Okezone · Minggu 24 April 2022 17:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 24 18 2584442 ukraina-21-600-tentara-rusia-tewas-dalam-perang-854-tank-dan-2-205-kendaraan-lapis-baja-hancur-DEGPktILFy.jpg Perang Rusia-Ukraina (Foto: Anadolu Agency)

ANKARA - Militer Ukraina mengklaim pada Sabtu (23/4), setidaknya 21.600 tentara Rusia sejauh ini telah tewas di Ukraina.

Staf Umum Ukraina mengumumkan dalam sebuah pernyataan, pasukan Ukraina menghancurkan 854 tank Rusia, 2.205 kendaraan lapis baja, 403 sistem artileri, 143 sistem peluncuran roket ganda dan empat sistem rudal balistik jarak pendek (SRBM).

Pasukan Ukraina juga menghancurkan 177 pesawat, 154 helikopter, 182 UAV tingkat operasional-taktis dan delapan kapal angkatan laut, di antara sistem senjata lainnya.

Sementara itu, menurut perkiraan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), setidaknya 2.435 warga sipil telah tewas dan 2.946 terluka di Ukraina sejak perang dimulai pada 24 Februari lalu, dengan angka sebenarnya diyakini jauh lebih tinggi.

Baca juga: Jadi Target Pengeboman Rutin Rusia, Warga Kota Kharkiv Selalu Ketakutan

Badan pengungsi PBB mengatakan lebih dari 5,1 juta warga Ukraina telah melarikan diri ke negara lain, dengan lebih dari 7,7 juta lebih pengungsi internal.

Baca juga: Kehidupan Anak-Anak di Bunker Persembunyian Sebuah Pabrik, Penuh Sesak hingga Kehabisan Makanan dan Air

Pakar militer menyebutkan alasan jenis senjata anti-tank canggih yang telah diberikan negara-negara barat ke Ukraina dan cara Rusia yang buruk menggunakan tank-tanknya. Angkatan bersenjata Ukraina mengatakan Rusia telah kehilangan lebih dari 680 tank.

Adapun Oryx - blog militer dan intelijen yang menghitung kerugian militer Rusia di Ukraina berdasarkan foto-foto yang dikirim dari zona perang - mengatakan Rusia telah kehilangan lebih dari 460 tank dan lebih dari 2.000 kendaraan lapis baja lainnya.

Menurut angka Oryx, setengah dari tank Rusia yang hilang tidak dihancurkan atau dirusak oleh musuh tetapi telah diambil atau ditinggalkan.

Menurut Rand Corporation dan IISS (Institut Internasional untuk Studi Strategis), Rusia memiliki total sekitar 2.700 tank tempur utama pada awal konflik.

Sementara itu, Khatkhiv dilaporkan terus mengalami pengeboman rutin. Kota ini tidak mengalami pemboman besar-besaran tetapi menjadi target serangan acak kapan saja, siang atau malam, dan serangan itu bisa mematikan. Hampir semua warga merasa ketakutan.

Distrik timur dan timur laut paling terkena dampak dan di sanalah Tamara Pavlovna yang berusia 86 tahun dan putranya tinggal di Working Hero Street.

Sekitar 20 menara apartemen berdiri di sepanjang jalan, masing-masing setinggi 11 lantai, dikelilingi oleh taman yang dipenuhi ayunan dan perosotan untuk anak-anak.

Tiga roket menyerang dalam beberapa detik pada Jumat (22/4), tepat setelah jam 4 sore. Satu menghancurkan toko seks di sisi lain jalan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini