Share

Balas Sanksi, Rusia Hentikan Pasokan Gas ke Polandia dan Bulgaria

Susi Susanti, Okezone · Rabu 27 April 2022 11:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 27 18 2585919 balas-sanksi-rusia-hentikan-pasokan-gas-ke-polandia-dan-bulgaria-9mXkhdwk8i.jpg Rusia hentikan pasokan gas ke Polandia dan Bulgaria (Foto: Reuters)

WARSAWPerusahaan energi raksasa Rusia Gazprom telah mengatakan kepada Polandia dan Bulgaria bahwa mereka akan menghentikan pasokan gas mulai Rabu (26/4), dalam eskalasi besar perselisihan Rusia yang lebih luas dengan Barat atas invasinya ke Ukraina.

Polandia dan Bulgaria akan menjadi negara pertama yang gasnya dihentikan oleh pemasok utama Eropa sejak Moskow memulai apa yang disebutnya operasi militer di Ukraina pada 24 Februari lalu. Langkah menghentikan pasokan gas ini membalas sanksi yang dijatuhkan oleh Warsawa terhadap individu dan perusahaan Rusia.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah menuntut agar negara-negara yang dia sebut "tidak bersahabat" menyetujui skema di mana mereka akan membuka rekening di Gazprombank dan melakukan pembayaran untuk impor gas Rusia dalam euro atau dolar yang akan dikonversi menjadi rubel.

 Baca juga: Saat Serangan Roket Rusia Menghujani Kharkiv, Paramedis Mempertaruhkan Nyawa Demi Selamatkan Orang

Pekan lalu, Komisi Eropa mengatakan perusahaan Uni Eropa mungkin dapat mengatasi permintaan Rusia untuk menerima pembayaran gas dalam rubel tanpa melanggar sanksi jika mereka membayar dalam euro atau dolar yang kemudian dikonversi ke mata uang Rusia.

Baca juga: AS Ingin Rusia Kalah di Perang, Gelontorkan Dana Tambahan Rp10 Triliun ke Ukraina

Polandia adalah lawan politik yang gigih dari Moskow. Perusahaan gas Polandia PGNiG, yang kesepakatan gasnya dengan Rusia berakhir pada akhir tahun ini, mengatakan tidak akan mematuhi skema pembayaran baru dan tidak akan memperpanjang kontrak.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Itu juga tidak memperpanjang kesepakatan transit gas dengan Gazprom pada tahun 2020. Sejak itu, penyedia gas Rusia harus mengambil bagian dalam lelang untuk kapasitas pipa melalui pipa Yamal-Eropa dari Belarus ke Polandia.

Kontrak pasokan gas Polandia dengan Gazprom adalah sebesar 10,2 miliar meter kubik (bcm) per tahun, dan mencakup sekitar 50 persen dari konsumsi nasional.

Sebelumnya, data dari jaringan operator transmisi gas Uni Eropa menunjukkan aliran gas fisik melalui rute Yamal-Eropa telah dihentikan, tetapi mereka melanjutkan kembali pada hari Selasa.

Kementerian iklim mengatakan pasokan energi Polandia aman, jadi tidak perlu menarik dari cadangan gas. Pasokan gas ke konsumen juga tidak akan dihentikan.

Kementerian energi mengatakan Gazprom juga menginformasikan perusahaan gas negara Bulgaria Bulgargaz akan menghentikan pasokan gas mulai Rabu (26/4).

Bulgaria juga memiliki kontrak yang akan berakhir pada akhir tahun. Ini memenuhi lebih dari 90 persen kebutuhan gasnya dengan impor Gazprom sekitar 3 bcm per tahun.

"Ini adalah tembakan peringatan seismik oleh Rusia,” terang Tom Marzec-Manser, kepala analisis gas di perusahaan intelijen data ICIS.

"Polandia memiliki sikap anti-Rusia dan anti-Gazprom selama beberapa tahun, yang tidak berlaku untuk Bulgaria, jadi melihat Bulgaria juga terputus juga merupakan perkembangan tersendiri," tambahnya.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini