Share

Bawa Mata Busur saat Beli Sabu, Pemuda Ditangkap Polisi

Antara, · Kamis 05 Mei 2022 19:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 05 340 2589667 bawa-mata-busur-saat-beli-sabu-pemuda-ditangkap-polisi-kBJtCrfgn4.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

KENDARI - Kepolisian Resor Kota (Polres) Kendari, Sulawesi Tenggara, menangkap seorang pria karena membawa 10 mata busur, yang hendak mengambil paket narkotika jenis sabu di daerah tersebut.

Kapolresta Kendari, Kombes Muhmmad Eka Faturrahman mengatakan, pemuda yang ditangkap berinisial R (32) diamankan di Jalan Kapten Piere Tendean, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari pada 3 Mei 2022.

"Adapun barang bukti yang diamankan di dalam tas milik R, yakni sebuah ketapel,10 mata busur, dua kaca yang digunakan untuk alat sabu, sebuah obeng pelat, tang, dan silet," kata Eka, Kamis (5/5/2022).

BACA JUGA:Selundupkan Sabu ke Bali, Sopir Travel Ditangkap Polisi

Dia menjelaskan, awalnya R bersama rekannya seorang pria berinisial F sedang duduk-duduk di rumah milik F di sekitar Pasar Panjang, Kecamatan Wua-wua.

Tak lama kemudian, F menyuruh R untuk mengambil bahan narkotika jenis sabu di depan kios yang telah disimpan di Jalan Kapten Piere Tendean, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.

 BACA JUGA:Polri Ungkap 4 Kasus Narkoba, Total Barang Bukti: Ganja 121 Kg dan Sabu 238 Kg

Namun, setelah R tiba di Jalan Kapten Piere Tendean, di depan kios tersebut R langsung dihampiri pria bernama Emba, pemilik kios, karena curiga dengan R yang berada di depan kios miliknya.

"Emba langsung mengamankan R dan meminta pertolongan kepada warga sekitar untuk memberitahukan kepada kepolisian," ujar dia.

Usai mendapat laporan, lanjut Eka, aparat Polresta Kendari mendatangi TKP dan langsung mengamankan R untuk dibawa ke Mako Polres Kendari.

Kepada polisi, R menjelaskan bahwa beberapa mata busur tersebut dibuat di dalam rumah indekos di sekitar Kecamatan Wua-wua dengan menggunakan tang dan kikir besi.

"Polisi memeriksa R untuk dilakukan pengusutan lebih lanjut dan melaksanakan lidik dan pulbaket (pengumpulan keterangan dan barang bukti) terkait kepemilikan busur dan ketapel yang ditemukan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini