Share

Ditombak Begal, Kondisi Kanit Resmob Polda Jambi Membaik

Azhari Sultan, Okezone · Rabu 11 Mei 2022 10:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 11 340 2592199 ditombak-begal-kondisi-kanit-resmob-polda-jambi-membaik-GKU2Spu58L.jpg Kondisi Kanit Resmob Polda Jambi membaik usai ditombak begal yang hendak ditangkap. (Ilustrasi/Okezone)

JAMBI - Kepala Unit (Kanit) Reserse Mobile (Resmob) Ditreskrimum Polda Jambi, AKP Johan Silaen, terluka ditusuk tombak ikan saat hendak menangkap begal bernama Taufik Ardiansyah alias Taufik Galing (32)di Kelurahan Tanjung Pasir, Kecamatan Danau Teluk, Seberang Kota Jambi pada Selasa (10/5/2022) petang. Kondisinya kini terus membaik.

Kepala Bidang Humas Polda Jambi Kombes Mulia Prianto mengatakan, kondisi korban terkini sudah membaik. "Saat ini masih dalam perawatan tim medis Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher, Jambi," tuturnya, Rabu (11/5/2022).

Dia menegaskan, tombak yang sempat bersarang di tubuhnya sudah berhasil dicabut. "Mohon doanya agar diberi kekuatan dan kesembuhan," ujarnya.

Sebelumnya, seorang yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pencurian berat (curat) dan pencurian dengan kekerasan (curas) bernama Taufik Ardiansyah tewas di tangan petugas tim gabungan Reserse Mobile (Resmob) Polda Jambi, Selasa (10/5/2022) petang.

Pasalnya, saat ditangkap di kawasan Kelurahan Tanjung Pasir, Seberang Kota Jambi, pelaku nekat melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata tajam.

Namun, dalam penggerebekan tersebut Kanit Resmob Ditreskrimum Polda Jambi AKP Johan Silain harus mengalami luka tusuk di bagian perut kiri.

Ketika itu, Silaen yang memimpin penggerebekan posisinya berada di depan. Meski mengenakan rompi antipeluru, korban ditusuk pelaku di bagian perut sebelah kiri.

Melihat komandannya terluka, anggota yang sigap berada di belakangnya langsung mengambil tindakan tegas dengan menembak pelaku.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Tak pelak, Taufik Galing roboh seketika di rumahnya. Sedangkan Kanit Resmob Polda Jambi tersebut langsung dibawa petugas ke RSUD Raden Mattaher Jambi untuk mendapatkan perawatan medis.

Sebelum penangkapan Taufik, petugas telah mengamankan dua orang rekannya, yaitu Husni dan Deni di Kabupaten Tanjab Timur, Jambi.

Kabid Humas menambahkan, pria yang menjadi DPO tersebut menjadi buruan polisi di tiga wilayah Polres di Provinsi Jambi, yaitu di Polres Batanghari, Tanjab Timur (Tanjabtim) dan Polresta Jambi.

"Dari catatan polisi, DPO Taufik Galing telah melakukan aksinya 6 kali di Batanghari, 3 kali di Tanjabtim dan 2 kali di wilayah hukum Polresta Jambi," tutur Mulia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini