Share

Viral Sayembara Tangkap Maling Sawit Berhadiah Jutaan Rupiah di Kotim Kalteng

Sigit Dzakwan, iNews · Kamis 12 Mei 2022 11:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 12 340 2592903 viral-sayembara-tangkap-maling-sawit-berhadiah-jutaan-rupiah-di-kotim-kalteng-KBm4WRjlsw.jpg Viral sayembara tangkap maling sawit. (Foto: Sigit Dzakwan)

KOTIM - Tingginya harga jual tandan buah sawit (TBS) saat ini membuat petani sawit tersenyum lebar. Namun hal ini juga berimbas pada maraknya kasus pencurian buah sawit di perkebunan.

Seperti yang dikeluhkan sejumlah petani sawit yang tergabung dalam koperasi produsen Dayak Misik, Desa Penda Durian, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalteng.

Para petani kian resah sehingga mengadakan sayembara untuk menangkap maling sawit. Spanduk pengumuman secara terbuka sayembara menangkap maling sawit diletakkan di tempat umum. Foto spanduk sayembara itu pun viral di media sosial.

Pengurus Koperasi Produsen Dayak Misik, Dansyah mengatakan, sejak harga buah kelapa sawit naik, aksi pencurian di lapangan kian marak. Sehingga tidak terkendali lagi dan mengakibatkanmereka mengalami kerugian besar.

Maka dari itu mereka membuat pengumuman secara terbuka terkait sayembara tersebut. Siapa saja yang bisa menangkap pelaku pencurian akan diberi hadiah.

Penangkapan pelaku pada malam hari akan diberi upah Rp3 juta dan siang hari Rp2 juta. Penangkapan harus disertai barang bukti tandan buah segar atau brondolan, alat panen dan barang bukti lainnya.

"Bagi siapa saja yang ingin bekerja sama dengan kami silakan, tangkap pelaku curi sawit hadiahnya kami serahkan," ujar Dansyah, Kamis (12/5/2022).

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Selain itu juga ada bonus tambahan dari bendahara sebesar Rp3 juta manakala pelaku bisa ditangkap. Menurutnya, para pelaku sudah diresahkan hingga cara semacam ini harus mereka tempuh, dengan harapan pelaku bisa ditangkap.

"Tindakan semacam ini tidak bisa dibiarkan, hari ini sawit di areal plasma kami yang dicuri, kedepan bisa saja milik masyarakat pribadi, ke mana lagi mengadu jika tidak kita lawan,” ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini