Share

Depresi Akibat Sakit dan Ekonomi yang Terpuruk, Pria Ini Nekat Gantung Diri

Dharmawan Hadi, iNews · Jum'at 13 Mei 2022 01:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 12 525 2593331 depresi-akibat-sakit-dan-ekonomi-yang-terpuruk-pria-ini-nekat-gantung-diri-DaIjmUIY96.jpg Illustrasi (foto: freepick)

SUKABUMI - Diduga depresi dengan masalah kesehatan dan ekonomi yang dialaminya, seorang pria ditemukan tewas tergantung pada pohon ketapang di Kampung Babakan Jati RT 04/06, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu 11 Mei 2022.

Kapolsek Ciemas Polres Sukabumi, Iptu Azhar Sunandar mengatakan, bahwa korban berinisial MB (40) ditemukan oleh saksi yang berinisial AB (49) yang masih tetangga korban, ketika dirinya akan mencari rumput untuk pakan ternaknya.

"Pada saat ditemukan korban menggunakan kaos lengan pendek warna merah dan celana jeans panjang warna abu, sudah tergantung di pohon ketapang dengan seutas tali tambang berwarna hijau," ujar Azhar kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (12/5/2022).

 BACA JUGA:Dramatis! Polisi Gagalkan Wanita Muda yang Hendak Bunuh Diri di Waduk Gajah Mungkur

Sabelum kejadian, lanjut saksi, diketahui korban sekira pukul 15.00 WIB keluar dari rumahnya dan pada sekira pukul 16.00 WIB korban ditemukan oleh saksi sudah tergantung dan dalam keadaan meninggal dunia yang lokasinya persis di pinggir sungai Cikalong, Kampung Babakan Jati.

Setelah melihat korban tergantung lalu saksi melaporkan kejadian tersebut kepada warga dan polisi. Setelah itu jasad korban diturunkan dari lokasi kejadian kemudian dibawa ke rumah duka untuk dilakukan pemulasaraan jenazah.

 BACA JUGA:Bidan Muda Hamil 8 Bulan Terjun ke Sungai untuk Bunuh Diri, Warga Heboh

"Dikarenakan pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dengan surat pernyataan yang ditandatangani dan menganggap kejadian tersebut merupakan takdir dari Alloh SWT, selanjutnya korban dimakamkan di TPU setempat," ujar Azhar.

Lebih lanjut Azhar mengatakan bahwa hasil keterangan dari beberapa saksi, dikatakan bahwa korban dahulu pernah mengalami gangguan kesehatan dan saat ini keadaan ekonominya sedang terpuruk, kedua hal tersebut diduga menjadi pemicu korban mengakhiri hidupnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini