Korea Utara dilaporkan memiliki Covid-19 yang menyebar dengan cepat dan melihat peningkatan tiba-tiba pasien yang diduga terinfeksi Covid-19.
"Kami akan membahas dengan Korea Utara perincian tentang bagaimana kami akan memberi dukungan," ungkap kantor kepresidenan.
Media pemerintah Korea Utara melaporkan pada hari Jumat bahwa enam orang telah meninggal karena Covid-19 dan total lebih dari 187.800 orang diisolasi dan dirawat karena demam.
Laporan itu muncul sehari setelah Korea Utara secara resmi mengonfirmasi wabah Covid-19 untuk pertama kalinya.
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un mengunjungi markas besar pencegahan epidemi darurat pada hari Kamis (12/5/2022) dan dikecam keras karena memiliki lubang di sistem antivirusnya, kata Kantor Berita Pusat Korea.
Di situ tersebut, Kim diberi pengarahan tentang situasi dan upaya yang dilakukan sejak ia mengumumkan penerapan sistem pencegahan darurat maksimum sehari sebelumnya.