Share

Balita yang Dikapak Ibunya Berangsur Membaik

Azhari Sultan, Okezone · Rabu 18 Mei 2022 23:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 18 340 2596392 balita-yang-dikapak-ibunya-berangsur-membaik-vDp1yz94Dy.jpg Kondisi balita yang dikapak ibunya berangsur membakik (Foto : MPI/Istimewa)

TEBO - Balita laki-laki berusia 13 bulan yang dikapak oleh ibunya berinisial R (20) kondisinya terus membaik. Saat ini balita tersebut dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Thaha Saifuddin (RSUD STS) Tebo, Jambi.

Kasat Reskrim Polres Tebo, AKP Rezka Anugras mengatakan, hingga saat ini, kondisi balita malang ini berangsur membaik dan sudah bisa mengonsumsi susu.

"Tadi kami komunikasi dengan keluarga, dan pihak rumah sakit. Alhamdulillah sekarang sudah sadar dan bisa minum susu kemasan," ungkapnya, Rabu (18/5/2022).

Menurutnya, anak ini mengalami luka yang cukup dalam, sehingga harus mendapatkan 15 kali jahitan dibagian tubuhnya.

"Korban ini dibacok sebanyak 2 kali pada bagian pinggang. Akibatnya, mengalami luka sedalam berkisar 5 centimeter dan lebar sekitar 10 centimeter hingga mengenai tulang pinggang. Luka korban sudah dijahit sekitar 15 jahitan," tukasnya.

Untuk diketahui, balita warga Kecamatan Muara Tabir, Kabupaten Tebo, Jambi ini berhasil bertahan hidup usai dibacok oleh ibunya berinisial R (20).

Korban ini, pada Selasa (17/5) kemarin sekitar pukul 12.30 WIB menangis saat digendong ibunya R.

Melihat cucunya rewel, nenek korban bernama Eka (40) melihat cucunya menangis. Selanjutnya, dia menawarkan diri untuk menggendong dan menyuapi makan.

Namun, tawaran tanpa alasan tersebut ditolak R. Selanjutnya, R membawa pergi anaknya ke area kebun. Ironisnya, pelaku pergi dengan memegang sebilah kapak dan pisau.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Curiga dan khawatir dengan gerak-gerik menantunya, dia terus mengikutinya. Sesampai di Blok I di Jalan Bihulo, Desa Bangun Seranten, Eka melihat cucunya diletakan di tanah.

Tidak sampai disitu, dirinya melihat cucunya dibacok menantunya sebanyak 2 kali. "Korban dibacok dengan menggunakan kapak sebanyak 2 kali di bagian pinggang," ujar Rezka.

Setelah melihat korban dibacok dengan cara di kapak, saksi berusaha merebut kapak pelaku. Saat itu, aksinya sempat gagal merebut kapak dari tangan pelaku karena tangannya digigit pelaku.

Beruntung, senjata tajam yang dibawa pelaku berhasil lepas dari tangan pelaku dan dibuang ke selokan.

"Saksi berhasil lepas dari gigitan pelaku, sedangkan kapak berhasil diambil dan dibuang ke dalam selokan yang ada di kebun," tuturnya.

Kemudian, pelaku langsung melarikan diri ke dalam kebun sawit milik warga. Melihat korban terluka parah, Eka langsung membawa ke puskesmas bersama warga sekitar.

Karena mengalami luka serius, korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Thaha Saifuddin (RSUD STS) Tebo untuk mendapatkan penanganan medis.

Rezka menambahkan, saat ini pihaknya masih mendalami motif R yang tega melukai anaknya sendiri. "Motif pelaku masih kita selidiki. Petugas masih dalami pemeriksaan," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini