Share

Polisi Periksa 6 Saksi Kecelakaan Bus di Tol Sumo, Termasuk Sopir Utama

Antara, · Rabu 18 Mei 2022 18:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 18 519 2596286 polisi-periksa-6-saksi-kecelakaan-bus-di-tol-sumo-termasuk-sopir-utama-DSQH7e2ywc.jpg Bus pariwisata mengalami kecelakaan maut di Tol Sumo. (Foto: Sat PJR Polda Jatim)

SURABAYA - Kepolisian Resor Mojokerto Kota memeriksa enam orang saksi kecelakaan maut bus "Ardiansyah" di KM 712+400 Tol Surabaya - Mojokerto (Sumo) pada Senin 16 Mei 2022 pagi. Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Dirmanto.

"Sejak kemarin Satlantas Polres Mojokerto Kota sudah melakukan pemeriksaan awal terhadap enam orang. Mereka berstatus saksi," ujarnya, Rabu (18/5/2022).

Enam orang yang diperiksa di antaranya adalah sopir utama PO "Ardiansyah", Ahmad Ari dan sejumlah penumpang bus.

Pada pemeriksaan tersebut, petugas menggali informasi seputar kronologi sebelum hingga sesudah kejadian kecelakaan bus.

 Baca juga: Sopir Bus Kecelakaan Maut di Tol Sumo Tak Punya SIM

"Ya kebanyakan dari mereka tidak sadar dengan insiden itu karena dalam keadaan tidur, jadi tidak tahu banyak," ucap perwira menengah Polri tersebut.

Mengenai kondisi Ade Firmansyah, sopir yang mengemudikan bus saat terjadi kecelakaan di Tol Sumo, Kombes Dirmanto menyatakan masih menjalani tahapan perawatan dan pemulihan medis di RS Citra Medika Sidoarjo.

"Terakhir kali kondisi kesehatannya didiagnosis, dia mengalami cedera otak ringan," kata Kabid Humas.

Dirmanto menyebut proses penyelidikan terhadap kasus itu masih terus dilakukan oleh penyidik Satlantas Polres Mojokerto Kota, termasuk mendalami soal sejak kapan kedua sopir bus itu bergantian mengemudi dan terjadi di kilometer berapa.

"Soal itu, kami terus melakukan penyelidikan. Info terbaru akan terus diperbarui," imbuhnya.

Kecelakaan bus nomor polisi S-7322-UW di KM 712+400 jalur A Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), Jawa Timur, Senin (16/5), pukul 06.15 WIB.

Bus PO "Ardiansyah" yang mengangkut 33 warga asal Benowo, Surabaya, menabrak tiang Variable Message Sign (VMS) atau papan imbauan pada bahu jalan tol.

Akibat peristiwa tersebut, 14 orang meninggal dunia, sedangkan penumpang lainnya mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini