Share

3 Orang Tewas Usai Pesta Miras Oplosan, Pasutri Ditangkap Polisi

Erfan Erlin, iNews · Kamis 19 Mei 2022 22:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 19 510 2597062 3-orang-tewas-usai-pesta-miras-oplosan-pasutri-ditangkap-polisi-A4QVvb3EuL.jpg Polisi menangkap pasutri peracik miras oplosan yang menewaskan tiga orang (Foto : MPI)

SLEMAN - Sebanyak tiga warga Sleman meregang nyawa di rumah sakit usai mengonsumsi minuman keras (Miras) oplosan. Dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka terait kasus tersebut. Mereka adalah APS (43) dan FAS (50), keduanya ini pasangan suami-istri (Pasutri) warga Kalurahan Bokoharjo.

Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Rony Prasadana mengungkapkan tiga orang korban itu masing-masing AA (42), warga Prambanan, STR dan TRY, warga Berbah meregang nyawa usai mengkonsumsi miras hasil racikan dari pasangan suami istri ini.

"Mereka sudah dua tahun belakangan menjual minuman oplosan," ucapnya, Kamis (19/5/2022).

Ia mengungkap, saat rumah mereka digeledah, didapati menjadi tempat produksi berbagai minuman oplosan. Minuman-minuman yang ada di kediaman tersangka, merupakan hasil racikan tangan mereka.

Polisi pun telah mengirim sampel minuman tersebut ke laboratorium. Sampel akan diuji isi kandungan di dalam minuman berbahaya tersebut karena dalam peristiwa di Berbah ada korban yang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Miras yang dikonsumsi ketiga orang sebelum meninggal jenisnya adalah Mocca. Selain menjual miras oplosan, keduanya juga menjual miras jenis lain seperti ciu dan beberapa jenis lainnya.

"Dari hasil pemeriksaan, keduanya mengaku meracik sendiri bahan-bahan miras oplosan,"terangnya.

Keduanya memproduksi miras di dalam rumah mereka di Prambanan. Mereka menjual barang tersebut dengan sistem pesan antar. Adapun harga mirasmiras tersebut berkisar antara Rp10.000 hingga Rp50.000.

Dan Rabu kemarin, tiga orang meninggal dunia dalam pesta miras oplosan hasil racikan pasangan suami istri ini. Di Pesta miras di Kapanewon Berbah awalnya seorang meninggal dunia di lokasi pesta miras dan satu kritis serta seorang lagi dilarikan ke Rumah Sakit karena muntah-muntah usai pesta tersebut.

"Ketiganya akhirnya meninggal dunia," tambahnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Ketiganya pesta minuman keras Rabu 18 Mei 2022, sekira pukul 04.00 WIB. ketiganya melakukan pesta miras oplosan di sebuah gudang rosok yang berada di wilayah dusun Karongan, Kalurahan Jogotirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman.

Mengetahui itu, aparat menyelidiki dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Di TKP, petugas menemukan sisa-sisa minuman keras yang dikemas dengan bekas botol air mineral.

"Petugas juga memeriksa sejumlah saksi dan mengecek korban di RS. Dari keterangan yang didapatkan, sebelum meninggal dunia, ketiga korban mengalami mual-mual dan pusing," lanjutnya,

Selain itu, penelusuran terus dilakukan aparat. Mengingat, telah dijumpai pula dua orang di wilayah Prambanan, yang salah satunya mengalami kritis usai mengonsumsi minuman serupa.

Selain ketiga korban ini, diduga masih ada kemungkinan terdapat korban lain. Karena sebelumnya ada dua orang yang menenggak di wilayah Prambanan, satu orang diantaranya kritis.

"Kami telusuri bener enggak beli di sini dan penyebab kematiannya,” ungkapnya.

APS dan FAS dipersangkakan Pasal 204 ayat (2) KUHP dan Pasal 146 ayat (1) huruf b UU No. 18/2012 tentang Pangan dengan ancaman hukuman seumur hidup atau 20 tahun penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini