Share

Polisi Segera Gelar Perkara Kasus Briptu Suci yang Diselingkuhi Suaminya

Era Neizma Wedya, iNews · Sabtu 21 Mei 2022 04:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 21 610 2597734 polisi-segera-gelar-perkara-kasus-briptu-suci-yang-diselingkuhi-suaminya-1bsYMQgxEn.jpg Briptu Suci Darma melaporkan suaminya yang selingkuh dan menipunya (Foto: Twitter Suci Darma)

PALEMBANG - Polwan Briptu Suci Darma telah melaporkan suaminya Damsir Khalik dan seorang wanita inisial W atas dugaan perselingkuhan dan penipuan. Terkait hal itu, polisi terus mendalami laporannya dan akan segera melakukan gelar perkara. 

Dirreskrimum Polda Sumsel Kombes M Anwar Reksowidjojo mengatakan, kasusnya masih dalam proses penyelidikan. Rencananya nanti akan dilakukan gelar perkara.

“Masih proses penyelidikan, nanti kita akan gelar perkara, semua sudah kita periksa,” kata Anwar.

Sedangkan sejauh ini penyidik sudah melakukan pemeriksaan, baik terhadap pelapor, terlapor maupun saksi-saksi mendukung lainnya. Dan pemeriksaan masih terus berlanjut.

Selain itu, sejumlah alat bukti seperti ponsel terlapor, rekaman CCTV hotel berikut billnya serta barang bukti lain yang diamankan juga turut diperiksa.

Bahkan, sebuah rumah yang beralamat di Tanjung Rancing, Kayu Agung, OKI tak luput dari pemeriksaan. Pemeriksaan tersebut untuk pembuktian pasal yang dilaporkan Suci. "Dalam proses penyelidikan ya, termasuk pembuktian pasal yang dilaporkan dengan alat bukti yang ada," katanya.

Ditambahkan Anwar, pihaknya akan segera melakukan gelar perkara terkait kasus tersebut. Namun, untuk tanggal berapa belum bisa disampaikan.

Gelar perkara dilakukan untuk menentukan apakah laporan Suci terhadap kedua ASN Pemkab OKI itu ada unsur pidana atau tidak.

Diketahui sebelumnya, polisi telah menyita dua unit HP dan sim card milik W, wanita yang diduga menjadi selingkuhan suami Briptu Suci, eks Kasubbag Protokol Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Selain itu, untuk pengembangan penyelidikan, polisi juga menyita rekaman CCTV salah satu hotel di Palembang berikut billnya.

Sedangkan terkait penyitaan rekaman CCTV dan HP milik W dibenarkan Kasubbid Penmas Polda Sumsel AKBP Erlangga. "Iya itu benar ada penyitaan untuk alat bukti,” kata Erlangga.

Bahkan, dalam mengungkap laporan tersebut sebanyak 16 orang saksi juga telah di mintai keterangan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini