Share

Penembakan Massal 21 Orang di SD Texas, Biden: Saya Muak dan Lelah, Kita Harus Bertindak

Susi Susanti, Okezone · Rabu 25 Mei 2022 11:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 25 18 2599920 penembakan-massal-21-orang-di-sd-texas-biden-saya-muak-dan-lelah-kita-harus-bertindak-z2x0FrvVpp.jpg Presiden AS Joe Biden (Foto: Reuters)

WASHINGTONPresiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden tampaknya marah sekaligus prihatin dengan penembakan massal yang sering terjadi di AS. Hal ini terkait dengan penembakan 21 orang di Sekolah Dasar (SD) di Texas. Biden menggarisbawahi kemarahannya terkait kepemilikan senjata di AS.

"Kapan atas nama Tuhan kita akan berdiri di lobi senjata?,” terangnya.

"Saya muak dan lelah karenanya. Kita harus bertindak," katanya berbicara dari Gedung Putih.

"Jangan bilang kita tidak bisa berdampak pada pembantaian ini,” lanjutnya.

Baca juga: Penembakan Sadis 21 Orang di SD Texas, Biden Minta Warga AS Berdoa Bersama

"Gagasan bahwa seorang anak berusia 18 tahun dapat masuk ke toko dan membeli dua senjata serbu adalah salah. Penembakan massal semacam ini jarang terjadi di tempat lain di dunia,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Presiden AS Kamala Harris menyerukan kebijakan yang masuk akal untuk memastikan penembakan massal lainnya tidak terjadi.

 Baca juga: Penembakan Brutal di SD Texas Menjadi 21 Orang Tewas, 18 Korban Anak Kecil

Berbicara di sebuah acara di Washington DC pada Selasa (24/5/2022) malam, Harris mengatakan setiap kali tragedi seperti ini terjadi, hati kami hancur namun itu terus terjadi".

"Cukup sudah cukup," katanya.

"Sebagai bangsa, kita harus memiliki keberanian untuk mengambil tindakan, dan memahami hubungan antara apa yang membuat kebijakan publik yang masuk akal dan masuk akal, untuk memastikan hal seperti ini tidak pernah terjadi lagi,” lanjutnya.

Diketahui, jumlah korban penembakan brutal di sebuah sekolah dasar (SD) di South Texas, Amerika Serikat bertambah menjadi 18 anak dan tiga dewasa. Sehingga total menjadi 21 orang yang tewas. Tersangka penembak, yang merupakan seorang remaja putra, juga tewas dalam kejadian itu.

Gubernur Texas Greg Abbott mengatakan tersangka pelaku diketahui bernama Salvador Ramos yang berusia 18 tahun.

Abbott sebelumnya saat konferensi pers beberapa jam pascapenembakan menyebutkan ada 14 anak dan satu guru yang tewas dalam penembakan massal itu.

Biden pun meminta warga AS untuk berdoa bagi anak-anak Uvalde malam ini.

Dia memulai sambutannya dengan memuji anak-anak "cantik, tidak bersalah" yang terbunuh di Uvalde, dan murid-murid mereka yang trauma yang menyaksikan "teman-teman mati seolah-olah mereka berada di medan perang".

"Mereka akan hidup dengan itu selama sisa hidup mereka," katanya.

Biden juga mengungkapkan kesedihan atas kehilangan seorang anak. "Kehilangan seorang anak seperti memiliki sepotong jiwa Anda direnggut," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini