Share

Pamer Kekuatan Militer di Dekat Taiwan, China Angkat Bicara

Susi Susanti, Okezone · Kamis 02 Juni 2022 11:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 02 18 2604157 pamer-kekuatan-militer-di-dekat-taiwan-china-angkat-bicara-Xr742TElnO.jpg China pamer kekuatan militer di Taiwan (Foto: Angkatan Pertahanan Australia/AFP)

CHINA - China mengatakan pihaknya mengerahkan pesawat tempur dan kapal perang di dekat Taiwan sebagai unjuk kekuatan seminggu setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden bersumpah untuk mempertahankan pulau itu.

“Beijing telah melakukan patroli keamanan kesiapan tempur bersama yang melibatkan berbagai layanan dan senjata di perairan dan wilayah udara di sekitar Pulau Taiwan,” terang Kolonel Senior Shi Yi, juru bicara Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA), pada Rabu (1/6/2022).

Shi menambahkan bahwa manuver itu merupakan tanggapan terhadap “kegiatan kolusi” antara AS dan “pasukan kemerdekaan Taiwan.” Juru bicara itu juga berpendapat bahwa dukungan Washington untuk otoritas Taipei akan “menempatkan Taiwan dalam situasi berbahaya dan membawa konsekuensi serius.”

 Baca juga: Semakin Memanas, China Kerahkan 30 Pesawat Tempur ke Zona Pertahanan Udara Taiwan

Beijing menganggap Taiwan, yang memiliki pemerintahan sendiri, sebagai bagian dari wilayahnya. Shi mengatakan PLA sedang berlatih untuk “dengan tegas menggagalkan campur tangan kekuatan eksternal dan upaya pemisahan diri” di Taipei.

Baca juga: Menlu Taiwan: Jika China Luncurkan Perang, Kami Akan Berjuang Sampai Akhir 

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan pada Senin (30/5/2022) bahwa 30 pesawat tempur China terbang dekat pulau itu pada hari yang sama ketika delegasi AS yang dipimpin Senator Tammy Duckworth tiba di Taipei. Sementara itu, surat kabar yang dikelola pemerintah China, Global Times, melaporkan bahwa pesawat itu melatih “perampasan superioritas udara dan serangan udara dalam simulasi reunifikasi demi kekuatan.”

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengatakan Taipei mencari kerja sama yang lebih erat dengan Washington dalam masalah keamanan. Dia menambahkan bahwa Pentagon “secara proaktif” merencanakan kemitraan antara Garda Nasional AS dan pasukan pertahanan Taiwan.

AS dan China telah saling menuduh memicu ketegangan militer di sekitar Taiwan dan di wilayah Laut China Selatan yang lebih luas. Biden berjanji pekan lalu bahwa negaranya akan membela Taiwan jika Beijing menyerang pulau itu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin menanggapi dengan memperingatkan dukungan Washington untuk Taiwan akan memiliki "konsekuensi yang tidak dapat diperbaiki."

Taiwan telah dikendalikan oleh pemerintahnya sendiri setelah pasukan Komunis memenangkan perang saudara yang panjang dan mengambil alih daratan China pada 1949. Sebagian besar negara, termasuk AS, mengikuti 'kebijakan satu-China', menahan diri dari membangun hubungan diplomatik formal dengan Taipei. Namun, Washington memiliki sejarah panjang dalam memberikan bantuan militer kepada Taiwan, dan politisi AS telah mengunjungi pulau itu dan bertemu dengan pejabat Taiwan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini