Share

Krisis Susu Formula Bayi, Biden Akui Sempat Meremehkan

Susi Susanti, Okezone · Jum'at 03 Juni 2022 15:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 03 18 2605067 krisis-susu-formula-bayi-biden-akui-sempat-meremehkan-Q6RyEUlv8B.jpg Presiden AS Joe Biden (Foto: CNP/SplashNews.com)

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengakui pada Rabu (1/6/2022) bahwa Gedung Putih awalnya tidak percaya bahwa penutupan satu produsen susu formula dapat menyebabkan kekurangan yang meluas di seluruh AS.

“Saya tidak berpikir ada yang mengantisipasi dampak penutupan satu fasilitas,” kata Biden dalam pertemuan dengan eksekutif lima perusahaan makanan bayi.

“Begitu kami mengetahui sejauh mana dan seberapa luas itu, kami memulai semuanya,” lanjutnya.

"Saya pikir kita sedang dalam perjalanan untuk menyelesaikan masalah sepenuhnya," ujarnya.

Dia juga membela keputusan untuk menutup pabrik Michigan. "Hal terakhir yang harus kita lakukan adalah tidak membiarkan susu formula yang tidak aman dijual kepada orang tua,” tambahnya.

Baca juga:  Susu Formula Bayi Langka, New York Umumkan Keadaan Darurat

Kekurangan susu formula bayi telah meningkat di seluruh negeri dalam beberapa minggu terakhir. Masalah rantai pasokan dipicu oleh penutupan pabrik makanan bayi terkemuka di Michigan, yang dioperasikan oleh Abbott Laboratories, pada Februari lalu karena masalah kontaminasi.

Menurut Biden, pabrik ini menyumbang sekitar 40% dari pasar formula di AS.

 Baca juga: Atasi Kekurangan, Pesawat Militer AS Angkut 31 Kg Susu Formula dari Jerman

Presiden mengatakan dia menyadari tingkat krisis pada awal April, setelah Gedung Putih telah melakukan "segala daya" untuk memperbaiki masalah.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Bulan lalu, Biden meminta Undang-Undang Produksi Pertahanan untuk memudahkan produsen mendapatkan filter dan bahan lain yang diperlukan.

Gedung Putih juga meminta izin dari Food and Drug Administration (FDA) untuk mengimpor susu formula dari Singapura dan Meksiko.

Pesawat kargo militer AS sebelumnya telah menerbangkan susu formula dari Jerman, sedangkan Washington berjanji untuk mengirimkan lebih banyak makanan bayi dari Inggris dan Australia sebagai bagian dari apa yang dijuluki Operation Fly Formula.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini