Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polri Paparkan Pentingnya Anggota Polisi Tak Buta Warna Parsial

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Jum'at, 03 Juni 2022 |14:57 WIB
Polri Paparkan Pentingnya Anggota Polisi Tak Buta Warna Parsial
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Polri memaparkan soal pentingnya personel kepolisian tidak mengalami buta warna parsial dalam menjalankan tugasnya sebagai aparat.

Kabag Penum Humas Polri Kombes Pol Gatot Repli Handoko menjelaskan bahwa, usai dinyatakan resmi menjadi anggota kepolisian, nantinya personel harus siap ditempatkan dimanapun untuk menjalankan tugasnya.

"Polisi bisa ditempatkan disatker manapun, reserse, brimob, lalu lintas, dokkes dan lainnya," kata Gatot kepada wartawan, Jakarta, Jumat (3/6/2022).

Dalam hal ini, kata Gatot, jika ditempatkan ke reserse, personel kepolisian wajib bisa membedakan berbagai macam warna dari barang bukti yang disita terkait pengungkapan kasus yang ditangani.

Baca juga: Polda Metro: Calon Bintara yang Lulus Tes tapi Tak Berangkat Pendidikan karena Buta Warna

"Sehingga pada saat sebagai penyidik atau saksi dipersidangan bisa membedakan warna tersebut terutama warna merah, hijau dan coklat," ujar Gatot.

Tak hanya itu, Gatot menekankan, apabila personel kepolisian mengalami buta warna, maka akan mengalami kesulitan jika ditempatkan menjadi personel Brimob maupun Sabhara saat diterjunkan ke hutan.

Baca juga: Kadivkum Irjen Remigius Daftar Anggota Komnas HAM, Polri: Secara Personal

"Polisi yang ditempatkan di pasukan Brimob dan Shabara untuk kondisi dihutan atau lapangan dengan warna yang banyak atau warna-warni akan menjadi kebingungan untuk membedakan warna terutama cokelat dan hijau," tutur Gatot.

Diketahui, seorang pemuda bernama Fahri Fadilah Nur Rizki (21) yang mengaku dirinya lulus tes calon Bintara Polri 2021 tapi tidak berangkat pendidikan. Dalam videonya Fahri mengaku menduduki peringkat ke-35 dari 1.200 calon siswa yang akan berangkat pendidikan. Ketika mendekati waktu keberangkatan, siswa tersebut dikagetkan karena nomor peringkatnya diganti nama orang lain.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, Fahri Fadilah sudah mengikuti tes sebagai Bintara Polri sebanyak tiga kali dari tahun 2019, 2020 dan 2021 silam. Namun, calon siswa bernomor 031125/P0431 tak pernah lulus karena memiliki masalah kesehatan yaitu buta warna parsial.

Baca juga: Kompolnas: Sidang Kode Etik AKBP Brotoseno Sebelum Era Kapolri Listyo Sigit

(Fakhrizal Fakhri )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement