JAKARTA - Ketua Umum Pejuang Bravo Lima (PBL), Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi menegaskan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan polisi terkait dengan penganiayaan yang dilakukan anggota Pemuda Bravo Lima.
Fachrul pun mengaku prihatin dan menegaskan, dirinya tidak membenarkan perilaku main hakim sendiri. Menurutnya, perbuatan yang dilakukan pelaku tidak dapat ditoleransi dan harus dihukum sesuai dengan peraturan yang berlaku
"Apapun alasannya, memukul orang atau main hakim sendiri tidak boleh ditoleransi, harus dihukum sesuai aturan perundangan yang berlaku," tegas Fachrul saat dihubungi.
BACA JUGA:Penganiayaan Anak Anggota DPR, Pemuda Bravo Lima Bakal Lapor Balik ke Polisi
Ia pun membenarkan jika yang melakukan penganiayaan terhadap Justin Frederick adalah Ketua Pemuda Bravo Lima, Ali Fanser.
"Ketum Bravo Lima saya, Fachrul Razi. Saudara Ali Fanser adalah Ketua Pemuda Bravo Lima. Duduk persoalannya kami tunggu berita pemeriksaannya dari Polda Metro Jaya," tuturnya.
BACA JUGA:Polda Metro: Penganiaya Anak Anggota DPR Gunakan Pelat RFH Tak Terdaftar