"Gitu saja, terus tidak berbuat asusila. Kita akan tambah sign-sign di dalam area makan kami, mungkin antara lain dilarang berbuat asusila, dilarang narkotika, judi, dan pidana lainnya," tuturnya.
Baca juga: Soal Aksi LGBT di Kafe Wow, Pemilik Merasa Dirugikan
Andri menambahkan, adapun terduga LGBT itu bisa lolos ke dalam kafenya lantaran saat masuk semua pengunjung memakai masker sehingga tak terdeteksi. Di samping itu, pihaknya juga cukup kesulitan guna mendeteksi atau menilai apakah seseorang itu termasuk LGBT ataukah bukan.
"Saya untuk menilai seseorang itu LGBT atau tidak darimana porsinya? Ini yang saya harus pelajari ya dan pemerintah harus bisa jelaskan LGBT itu seperti apa," katanya.
(Fakhrizal Fakhri )