"Valeria dan teman sekolahnya telah menyiapkan perayaan kelulusan ini selama berbulan-bulan, merencanakan secara rinci dan memilih gaun dan setelan jas,” terangnya.
"Tapi kemudian Rusia datang. Sekolahnya secara sengaja diserang dan hancur pada 27 Februari 2021. Hari ini, dia kembali ke apa yang tersisa dari sekolahnya dan rencana kelulusannya,” lanjutnya.
"Terima kasih, Valeria sayang, karena kuat dan berani, sangat bangga, saya sangat menyayangimu,” ujarnya.
Kota ini menjadi sasaran bombardir Rusia yang intens, dengan sejumlah penduduk terbunuh dan banyak bangunan kota hancur oleh serangan rudal.
Kementerian luar negeri Ukraina mengatakan bahwa sekolah itu diserang hanya beberapa hari setelah Rusia menginvasi Ukraina pada Februari lalu.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.