Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kakek 88 Tahun Mengidap Alzheimer Mengaku Bunuh Cucunya, Tidak Ingat dengan Kejadian Itu

Susi Susanti , Jurnalis-Senin, 13 Juni 2022 |13:48 WIB
Kakek 88 Tahun Mengidap Alzheimer Mengaku Bunuh Cucunya, Tidak Ingat dengan Kejadian Itu
Kakek mengidap Alzheimer membunuh cucunya (Foto: American Post)
A
A
A

Jaksa mengatakan pria tua itu mampu mengendalikan tindakannya dan "memiliki kemampuan untuk menilai benar dan salah," meskipun dia sakit.

Dalam putusannya, pengadilan mengakui penyakit Alzheimer yang diderita Tomizawa, tetapi mengatakan bahwa dia memahami beratnya tindakannya. "Setelah pemeriksaan dan konsultasi yang cermat dengan terdakwa, kami [membuat] penilaian yang cermat," kata hakim Yoshinobu Kawamura.

"Terdakwa dalam keadaan kelelahan mental pada saat kejahatan dan dia mengalami kesulitan besar dalam menilai benar atau salah atau dalam mencegah dirinya melakukan kejahatan - tetapi dia tidak dalam keadaan di mana dia tidak mampu melakukannya,” lanjutnya.

Menurut para ahli, Alzheimer adalah bentuk paling umum dari demensia yang mempengaruhi orang tua.

"Ini adalah penyakit otak degeneratif," kata Jason Frizzell, seorang psikolog yang mengkhususkan diri dalam kasus pengadilan pidana. "Dalam hampir semua kasus, ada penurunan bertahap dalam kemampuan seseorang dari waktu ke waktu,” lanjutnya.

Penyakit ini menyerang otak dan kehilangan ingatan menjadi lebih buruk seiring perkembangannya. Frizzell, yang juga seorang profesor di Arizona State University ini mengatakan gejala seperti paranoia, agitasi, kebingungan, dan bahkan ledakan kekerasan mungkin terjadi.

"Tentu saja tidak setiap pasien akan [menampilkan] rangkaian gejala yang sama. Konteks situasional juga dapat berperan dalam agresi -- apakah pasien merasa takut pada tempat atau orang yang tidak mereka kenal," katanya.

Para ahli juga mengatakan kejahatan yang melibatkan pasien demensia juga sangat kompleks.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement