"Kebutuhan anggaran memang sesuai dg usulan kami, tahun 2023 kebutuhan untuk subsidi paling tidak Rp7 trilliun sehingga layanan angkutan umum 2023 bisa survive dengan pelayanan tetapi kami laporkan bahwa dengan kita operasionalkan integrasi layanan, prasarana, tarif dan integrasi data untuk jangka panjang, justru subsidi akan ditekan," pungkasnya.
(Qur'anul Hidayat)