Share

Ribuan Warga Sipil Terjebak di Severodonetsk Ukraina, Biden Gelontorkan Bantuan Senjata Senilai Rp15 Triliun

Susi Susanti, Okezone · Kamis 16 Juni 2022 05:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 16 18 2612383 ribuan-warga-sipil-terjebak-di-severodonetsk-biden-gelontorkan-bantuan-senjata-senilai-rp15-triliun-6VGhv6LeYc.jpg Ribuan warga sipil terjebak di Severodonetsk, Ukraina (Foto: Reuters)

UKRAINA - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan ribuan warga sipil terjebak di kota Severodonetsk di Ukraina dengan pasokan air yang semakin menipis.

PBB mengatakan ke BBC, situasi mendesak sedang berkembang di bunker di bawah pabrik kimia Azot, tempat ratusan warga sipil berlindung di kota timur utama.

PBB telah memperingatkan ribuan warga sipil terjebak di bunker bawah tanah di kota Severodonetsk yang terkepung dengan pasokan air bersih dan kebutuhan pokok lainnya yang semakin berkurang.

Janji dari Rusia untuk membuka koridor evakuasi bagi warga sipil untuk meninggalkan pabrik kimia di kota yang dilanda konflik pada Rabu (15/6/2022) gagal terwujud.

Sementara itu, Amerika Serikat (AS) kembali menjanjikan bantuan senjata senilai USD1 miliar (Rp15 triliun) ke Ukraina.

Baca juga: Pertempuran Sengit Terus Berlanjut di Severodonetsk, Tentara Ukraina Berjuang Habis-habisan Usir Rusia

Pemerintahan Presiden AS Joe Biden mengumumkan pada Rabu (15/6/2022) bahwa pihaknya memberikan tambahan USD1 miliar bantuan militer ke Ukraina untuk memerangi Rusia. Biden kembali memberikan bantuan tambahan keamanan dan senjata, karena pertempuran terus berkecamuk di wilayah Donbas timur.

Baca juga: 3 Jembatan Menuju Kota Utama Ukraina Hancur, Hentikan Pasokan Bantuan dan Evakuasi Warga Sipil

Biden berbicara melalui telepon dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Rabu (15/6/2022) menjelang pengumuman pemberian bantuan itu. Pentagon mengatakan bantuan ini termasuk memberikan Ukraina 18 howitzer, 36.000 butir amunisi howitzer dan dua sistem pertahanan pantai Harpoon.

"Saya memberi tahu Presiden Zelensky bahwa Amerika Serikat memberikan bantuan keamanan senilai USD1 miliar lagi untuk Ukraina, termasuk artileri tambahan dan senjata pertahanan pantai, serta amunisi untuk artileri dan sistem roket canggih yang dibutuhkan Ukraina untuk mendukung operasi pertahanan mereka di wilayah tersebut. Donbas," kata Biden dalam sebuah pernyataan setelah hubungan telepon tersebut.

"Kami juga membahas upaya Menteri Austin di Brussel hari ini untuk mengoordinasikan dukungan internasional tambahan untuk angkatan bersenjata Ukraina,” lanjutnya.

Jenderal AS Mark Milley mengatakan Rusia telah kehilangan sekitar 20-30% dari kekuatan lapis baja mereka selama perang di Ukraina.

Tak hanya AS, Kepala Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jens Stoltenberg juga mengatakan aliansi itu akan terus memasok Ukraina dengan senjata berat.

Menteri pertahanan dari negara-negara dalam aliansi militer NATO telah bertemu di Brussel - dengan menteri pertahanan AS meminta sekutunya untuk meningkatkan pengiriman senjata mereka sendiri selama momen "penting" dalam perang

Sebelumnya, kepala NATO Jens Stoltenberg mengatakan dia mengharapkan aliansi 30-anggota untuk menyetujui dukungan lebih lanjut untuk Ukraina pada pertemuan puncak akhir bulan ini.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini