Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ungkap Sindiran Pedas, Politisi Israel Berharap Warga Palestina Lenyap dari Negara Yahudi

Susi Susanti , Jurnalis-Kamis, 16 Juni 2022 |11:19 WIB
Ungkap Sindiran Pedas, Politisi Israel Berharap Warga Palestina Lenyap dari Negara Yahudi
Politisi Israel berharap warga Palestina lenyap dari negara Yahudi (Foot: AP)
A
A
A

Diketahui, koalisi yang berkuasa di Israel adalah yang paling beragam dalam sejarah Israel, menyatukan anggota parlemen dari seluruh spektrum politik, termasuk orang Arab Israel. Usaha itu disebut-sebut sebagai simbol kerja sama antara segmen masyarakat yang belum mampu berdamai, lebih dari 70 tahun setelah berdirinya Israel. Bahkan, Kahana sendiri menyebut koalisi tersebut sebagai “langkah berani” menuju hidup berdampingan secara damai.

Namun, eksperimen dalam kerja sama itu tampaknya mulai terurai pada Senin (13/6/2022), karena anggota Knesset dan sekutu lama Bennett Nir Orbach menjadi anggota Yamina terbaru yang mundur dari koalisi. Orbach mengatakan blok yang berkuasa tidak dapat terus ada “seperti yang saat ini dipimpin,” menambahkan bahwa mereka disandera oleh “elemen ekstremis, anti-Zionis.”

Kondisi terakhir membuat koalisi kekurangan dua kursi dari mayoritas di parlemen, dan Bennett mengakui pada Senin (13/6/2022) bahwa pemerintahannya bisa runtuh dalam satu atau dua minggu ke depan kecuali para pembelotnya kembali ke barisan. Mantan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengejek penggantinya, dengan mengatakan, "satu demi satu, mereka meninggalkan kapal yang tenggelam."

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement