Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah 2 Pengungsi Ukraina dan 17 Anjing Siap Memulai Hidup Baru di Polandia Usai Tinggal Selama 40 Hari di 'Shelter' Bom

Susi Susanti , Jurnalis-Jum'at, 17 Juni 2022 |14:51 WIB
Kisah 2 Pengungsi Ukraina dan 17 Anjing Siap Memulai Hidup Baru di Polandia Usai Tinggal Selama 40 Hari di 'Shelter' Bom
Kisah 2 pengungsi dan 17 anjing siap memulai hidup baru di Polandia (Foto: CNN)
A
A
A

UKRAINA - Ketika CNN Hero Aaron Jackson menyambut kelompok anjing pertama dari Ukraina ke tempat penampungan hewan terlantar yang dibuka kembali di Polandia, dia juga menerima dua pengungsi yang berbagi kisah luar biasa tentang bertahan hidup.

Jackson, pendiri Planting Peace nirlaba, melakukan perjalanan dari rumahnya di Florida ke Polandia tak lama setelah Rusia menginvasi Ukraina. Dia memperkirakan bahwa dia telah membantu menemukan perumahan bagi sekitar 300 pengungsi, termasuk banyak pemilik anjing yang berjuang untuk tinggal dengan hewan peliharaan mereka.

"Jika Anda berjalan melalui kamp, ada begitu banyak pengungsi yang membawa anjing mereka. Dan itu masuk akal. Itu adalah perpanjangan dari keluarga mereka," terangnya kepada CNN.

Jackson mengetahui bahwa anjing yang berasal dari Ukraina tidak diizinkan untuk bercampur dengan anjing lokal di tempat penampungan Polandia karena kekhawatiran tentang penyakit. Jadi, baru-baru ini dia menemukan tempat penampungan hewan yang kosong di kota Poznan dan menerima izin untuk mengambil alihnya.

Baca juga: UNHCR: 100 Juta Orang di Seluruh Dunia Terpaksa Meninggalkan Rumah, Jadi Rekor Tertinggi

Sebuah organisasi penyelamat yang kewalahan di Ukraina adalah yang pertama mengirim anjing ke tempat penampungan Jackson. Sebuah van yang membawa 17 anjing tiba, bersama dua pengungsi, Valerie Liscratenko dan ibunya, Liliana.

Baca juga: Presiden Ukraina: 12 Juta Orang Tinggalkan Rumah Sejak Perang Dimulai

"Ketika mereka datang kepada kami, yang saya tahu adalah mereka tidak punya uang dan tidak punya tempat untuk pergi," ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement