Saat keluar dari minimarket, R dan temannya memberanikan diri memanggil dan meminta terduga anggota TNI AD dan kawan-kawannya turun dari mobil mereka. R pun mengingatkan mereka jika mereka mengenakan seragam TNI AD.
Terduga anggota TNI dan kawan-kawannya itu pun langsung menutup kaca mobil dan pergi. Tak berhenti di situ, R langsung melaporkan kasus ini ke Rindam Jaya. Kemudian pihak Rindam mengarahkannya menuju ke markas Kopassus untuk bertanya. Namun hingga saat ini, R belum mendapat kabar terbaru tentang terduga TNI AD yang melakukan catcalling itu.
“Saya cuma mau keadilan saja, mereka bisa-bisanya ngerekam saya bikin saya dan teman saya trauma seumur hidup, apalagi teman saya ada penyakit mental yang kejadian ini sangat berpengaruh terhadap mentalnya sampai dia shaking,” cuitnya.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.