Share

Putin Peringatkan Rudal Sarmat Rusia yang Mematikan Siap Bertugas pada Akhir Tahun, Kuat Bawa 10 Hulu Ledak Nuklir

Susi Susanti, Okezone · Kamis 23 Juni 2022 16:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 23 18 2616944 putin-peringatkan-rudal-sarmat-rusia-yang-mematikan-siap-bertugas-pada-akhir-tahun-kuat-bawa-10-hulu-ledak-nuklir-KCo42psviS.jpg Putin peringatkan rudal Sarmat siap bertempur pada akhir tahun (Foto: Reuters)

RUSIA - Presiden Rusia Vladimir Putin telah memperingatkan rudal balistik antarbenua Sarmat pertama akan siap bertugas tempur pada akhir tahun.

Penjual perang mengatakan pada pertemuan dengan lulusan lembaga pendidikan tinggi militer di Kremlin bahwa militer telah berhasil menguji senjata mematikan.

Peluncuran pertama Sarmat, juga dikenal sebagai Setan II, berlangsung pada akhir April lalu dan media Rusia melaporkan bahwa resimen rudal kepala sedang dipersiapkan untuk dilengkapi dengan senjata baru.

Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, sarmat adalah rudal paling kuat dengan jangkauan target terbesar di dunia.

Baca juga: Kapal Perang Rusia Masuki Perairan NATO, Putin Peringatkan Akan Gunakan Nuklir jika Diperlukan

Yang mengkhawatirkan, Sarmat mampu membawa lebih dari 10 hulu ledak nuklir sejauh 6.000 km dan menyerang Inggris.

Baca juga:  Serangan Rudal Balistik Hantam Donetsk, 17 Warga Sipil Meninggal dan 20 Terluka

Ini sebenarnya telah dikembangkan sejak 2018 dan sekarang akan menggantikan sistem rudal Voyevoda era Soviet.

Berbicara kepada TV Rusia pada bulan April, Dmitry Rogozin, kepala badan antariksa Roscosmos, menjelaskan bahwa dia berencana untuk menyebarkan "senjata super" di wilayah Krasnoyarsk di Siberia, sekitar 3.000 km sebelah timur ibu kota Moskow.

Dia juga menceritakan betapa pentingnya momen tes itu, menambahkan bahwa senjata itu akan menjamin keselamatan Rusia selama 30 hingga 40 tahun ke depan.

Putin juga senang dengan tes tersebut dan mengklaim bahwa teknologi saat ini tidak dapat bertahan melawan senjata tersebut.

"Kompleks baru ini memiliki karakteristik taktis dan teknis tertinggi dan mampu mengatasi semua sarana pertahanan anti-rudal modern. Kompleks ini tidak memiliki analog di dunia dan tidak akan bertahan lama,” terangnya.

Dia juga mengklaim bahwa unjuk kekuatan akan menjadi "makanan untuk dipikirkan bagi mereka yang mencoba mengancam Rusia".

Putin memicu kekhawatiran tentang nuklir lagi minggu ini ketika berbicara di Forum Ekonomi Internasional di negara asalnya Saint Petersburg.

Pria berusia 69 tahun itu mengatakan bahwa politisi berpangkat tinggi "berpegang teguh pada" retorika bahwa "Rusia adalah ancaman."

"Kami bukan ancaman," katanya.

"Namun, semua orang harus tahu apa yang kita miliki dan bahwa kita akan menggunakannya jika kita perlu melindungi kedaulatan kita,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini