Share

Ibu Muda Asyik Liburan ke Yogyakarta Usai Bunuh Bayinya, Begini Kronologinya

Tim Okezone, Okezone · Senin 27 Juni 2022 10:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 27 519 2618798 ibu-muda-asyik-liburan-ke-yogyakarta-usai-bunuh-bayinya-begini-kronologinya-9I5W9muR70.jpg ilustrasi: Okezone

SURABAYA Perbuatan Eka Sari Yuni Hartini (25) sungguh tidak masuk akal dan sulit dinalar akal manusia.

(Baca juga: Biadab! Mama Muda Ini Liburan Usai Lempar Bayinya hingga Tewas)

Pasalnya, ibu muda nekat menghabisi nyawa bayinya sendiri,AD yang baru berusia lima bulan. Bahkan, pelaku berlibur ke Yogyakarta usai menganiaya buah hatinya tersebut hingga tewas.

Polsek Wonocolo, Surabaya berhasil menangkap pelaku di Gunungkidul, Yogyakarta pada Sabtu (25/6/2022) malam.

Kronologi kejadian ini terungkap setelah Eti Suharti (47), nenek korban, menemukan AD meninggal di kamarnya, Jalan Siwalankerto Tengah, Gang Anggur Nomor 121, pada Kamis (23/6). Namun baru dilaporkan ke petugas pada Sabtu (25/6/2022).

"Warga lalu melapor ke Polsek Wonocolo. Tim Anti Bandit Polsek Wonocolo dan Tim Inafis melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan pemeriksaan saksi," kata Kapolsek Wonocolo Kompol Roycke Hendrik, Senin (27/6/2022).

Ketika ditemukan, mayat korban sudah berair dan menghitam serta mengelurkan bau tak sedap. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan luka kekerasan di kepala bagian belakang dan punggung korban.

Selanjutnya polisi meminta keterangan saksi. Hasilnya, pelaku adalah ibu korban, Eka Sari Yuni Hartini.

“Tersangka menganiaya anaknya dengan cara melempar ke tempat tidur dan memukul menggunakan tangan,” ujar Roycke.

Penganiayaan bermula pada Selasa (21/6) sore. Sebelumnya, AD sempat dimandikan sang nenek dan digendong ibunya ke dalam kamar. Saat itu tersangka tersulut emosi AD rewel. Eka lantas melempar korban ke tempat tidurnya. Selain itu, korban juga dipukul tersangka menggunakan tangan.

Pada Kamis (23/6) dini hari, sang nenek sempat hendak memberikan susu kepada cucu AD. Namun, korban sudah lemas, lebam biru, dingin dan akhirnya meninggal dunia. Saksi sempat menanyakan ke Eka.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Ironisnya, Eka justru mengancam akan membunuh ibunya jika melapor pada tetangga.

Mengetahui anaknya tewas, pada Jumat (24/6), Eka malah berangkat ke Yogjakarta untuk berlibur bersama suami R dan anak pertamanya.

Tersangka dan R sudah menikah siri selama lima tahun dan dikaruniani dua anak. "Tersangka ini sering menganiaya korban. Alasannya karena korban rewel suka nangis dan itu membuat tersangka jengkel dan emosi. Sejauh ini, suami tersangka tidak ikut terlibat," tutup Roycke.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini