Share

7 Fakta Tim Medis Maradona Digugat Dugaan Pembunuhan, Sidang Digelar Akhir Tahun Ini!

Tim Okezone, Okezone · Rabu 29 Juni 2022 04:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 28 18 2620001 7-fakta-tim-medis-maradona-digugat-dugaan-pembunuhan-sidang-digelar-akhir-tahun-ini-BZdzon0YaZ.jpg Ilustrasi/ Foto: Reuters

JAKARTA - Legenda Sepakbola Diego Armando Maradona meninggal dunia dua tahun lalu. Kini, penyebab kematiannya kembali menjadi perbincangan seiring dugaan kelalaian dari tim medis yang merawatnya.

 BACA JUGA:Menteri ATR Minta PTSL dan Digitalisasi Layanan Pertanahan Dipercepat

Maradona meninggal pada usia 60 tahun pada 25 November 2020 karena serangan jantung-pernapasan ketika ia menjalani proses pemulihan di sebuah rumah di luar Buenos Aires. Ia menjalani pemulihan dari operasi untuk pembekuan darah di otaknya.

Berikut ini adalah sejumlah fakta terkait tenaga medis Maradona yang terjerat jaring hukum seperti dilansir dari AFP dan VOA.

 BACA JUGA:Adam Deni Sebut Ahmad Sahroni Habiskan Miliar Rupiah untuk Penjarakan Dirinya

1. Seorang hakim di Argentina mengungkapkan bahwa delapan personel medis yang terlibat dalam perawatan bintang sepak bola Diego Maradona akan menghadapi pengadilan.

2. Para tim medis ini dianggap melakukan kelalaian ketika merawat pencipta gol tangan tuhan tersebut.

3. Ahli bedah otak Leopoldo Luque dan psikiater Agustina Cosachov termasuk di antara mereka yang akan diadili atas tindakan pembunuhan.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

4. Sidang diperkirakan akan dimulai pada akhir 2023 atau awal 2024.

5. Para terdakwa dituduh gagal merawat Maradona dengan baik ketika dia pulih dari operasi, yang menyebabkan kematiannya.

 BACA JUGA:Lolos 16 Besar Malaysia Open 2022, Anthony Ginting Banyak Berbenah Diri

6. Jaksa meminta pada bulan April agar Hakim Orlando Díaz menempatkan mereka yang sedang diselidiki di pengadilan umum.

7. Otopsi Maradona mengatakan dia meninggal karena sebab alami, tetapi pengadilan Argentina mulai menyelidiki kasus tersebut setelah mendapat tekanan dari keluarga Maradona. Sebuah panel medis mengatakan kinerja staf yang merawat pemenang Piala Dunia 1986 itu tidak memadai.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini