Share

G7: China Harus Tekan Rusia untuk Hentikan Perang di Ukraina, Tarik Pasukan Segera Tanpa Syarat

Susi Susanti, Okezone · Rabu 29 Juni 2022 05:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 29 18 2620063 g7-china-harus-tekan-rusia-untuk-hentikan-perang-di-ukraina-tarik-pasukan-segera-tanpa-syarat-cjW5h9vArW.jpg Pemimpin G7 mendesak China menekan Rusia hentikan perang di Ukraina (Foto: Rueters)

GARMISCH-PARTENKIRCHEN - Para pemimpin negara-negara demokrasi industri yang kaya Kelompok Tujuh (G7) mendesak China pada Selasa (28/6/2022) untuk menegakkan prinsip penyelesaian sengketa secara damai dengan menekan Rusia untuk menghentikan invasinya ke Ukraina dan membatalkan "klaim maritim ekspansifnya" di Laut China Selatan.

G7 mengatakan China harus menekan Rusia untuk menarik pasukan dari Ukraina segera dan tanpa syarat, menunjuk pada keputusan Mahkamah Internasional bahwa Moskow menangguhkan operasi militernya, dan resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait.

Dalam sebuah komunike yang mengakhiri pertemuan puncak tiga hari mereka di Pegunungan Alpen Bavaria, G7 menyuarakan keprihatinan serius tentang situasi di Laut Cina Timur dan Selatan dan menentang upaya sepihak untuk mengubah status quo dengan kekerasan atau paksaan.

Baca juga:  G7 Janji Akan Setia Bersama Ukraina Sampai Akhir Perang, Sediakan Semua Kebutuhan

"Kami menekankan bahwa tidak ada dasar hukum untuk klaim maritim ekspansif China di Laut China Selatan," katanya.

Baca juga: Pemimpin G7: Serangan Rudal Rusia Hantam Mal Adalah Kejahatan Perang

Para pemimpin G7 mengatakan mereka "sangat prihatin" tentang situasi hak asasi manusia di China, termasuk kerja paksa di Tibet dan Xinjiang. China juga harus menghormati komitmennya untuk menegakkan hak, kebebasan, dan otonomi tingkat tinggi di Hong Kong.

Dalam bahasa yang belum pernah terjadi sebelumnya, para pemimpin G7 juga menyoroti kebijakan non-pasar Tiongkok yang, menurut mereka, mendistorsi ekonomi global, dan mereka berkomitmen untuk bekerja sama untuk memastikan kesetaraan bagi bisnis dan pekerja mereka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini