Share

Kehadiran Menlu Rusia di G20 Berpotensi Munculkan Walk Out, Ini Kata Kemlu RI

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 30 Juni 2022 15:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 30 18 2621120 kehadiran-menlu-rusia-di-g20-berpotensi-munculkan-walk-out-ini-kata-kemlu-ri-IqPFUmXzfX.jpg Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov. (Foto: Reuters)

JAKARTA – Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov dipastikan akan hadir pada pertemuan menteri luar negeri (foreign minister meeting/FMM) G20 yang akan digelar di Bali, pada 7-8 Juli 2022. Kehadiran Lavrov dikonfirmasi Kementerian Luar Negeri Rusia pada Kamis (30/6/2022).

“Pada 7-8 Juli di Bali, Sergey #Lavrov akan menghadiri pertemuan #G20 Menlu,” demikian diumumkan Kemlu Rusia melalui Twitter.

BACA JUGA: AS Ancam Boikot Pertemuan G20 jika Rusia Hadir, Ini Reaksi Pemerintah

Kehadiran Lavrov memunculkan kembali kekhawatiran akan boikot dari perwakilan negara Barat anggota G20 terkait aksi militer Rusia di Ukraina. Ancaman boikot ini sebelumnya muncul menjelang pertemuan menteri keuangan G20 di bulan April 2022.

Saat itu Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen, bersama anggota delegasi dari Inggris, Kanada, dan Ukraina melakukan walk out saat pejabat Rusia mulai berbicara di forum tersebut.

BACA JUGA: Aksi Walk Out Inggris hingga AS di Pertemuan G20 saat Rusia Bicara

Menjawab kemungkinan ini, Co-Sherpa G20 Indonesia Duta Besar Dian Transyah Djani mengatakan bahwa dia tidak ingin berspekulasi mengenai hal-hal yang belum tentu akan terjadi.

“Kita lihat saja dulu perkembangannya nanti pada saat persidangan,” ujarnya menjawab pertanyaan pada pengarahan pers Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu RI), Kamis.

Dubes Trian juga tidak menutup kemungkinan akan adanya pertemuan bilateral antara Menlu RI dengan Menlu Rusia di FMM G20 pekan depan.

“Tentunya sudah banyak negara-negara yang meminta pertemuan bilateral dengan menteri luar negeri RI. Tapi sebagai host (tuan rumah) kita harus memimpin persidangan (Menlu G20). Akan diatur slot-slot pertemuan sesuai ketersediaan waktu,” jelasnya.

Menurut Trian sebagian besar menteri luar negeri anggota G20 telah mendaftar untuk hadir secara langsung pada pertemuan di Bali pekan depan. Dia mengungkapkan bahwa ada 30 delegasi dari negara anggota dan organisasi internasional yang akan hadir di Bali.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini