Share

Salah Dapat Transfer Gaji Rp2,6 M, Pegawai Perusahaan Daging Resign dan Kabur

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 30 Juni 2022 01:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 30 18 2621225 salah-dapat-transfer-gaji-rp2-6-m-pegawai-perusahaan-daging-resign-dan-kabur-CyjOn7MbMb.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

SANTIAGO - Seorang pekerja kantor di perusahaan daging Chile, Cial, mengundurkan diri (resign) dan kabur setelah menerima gaji 286 kali lebih besar dari yang seharusnya dia dapatkan karena kesalahan perusahaan yang membayarnya lebih banyak bulan lalu, demikian dilaporkan media lokal. Perusahaan kini berusaha mengambil tindakan hukum terhadap mantan karyawannya itu atas tuduhan penyalahgunaan propertinya.

BACA JUGA: Gara-Gara Salah Transfer, Dana Bantuan Covid Senilai Rp5,2 Triliun Habis Dipakai Judi

Dilansir RT, pada 30 Mei, karyawan yang tidak disebutkan namanya itu dilaporkan mendatangi wakil manajernya untuk mengungkapkan bahwa pada 30 Mei dia telah dibayar terlalu banyak, 165.398.851 peso Chili (sekira Rp2,6 miliar) untuk bulan tersebut, bukan 500.000 (Rp8 juta) yang biasanya dia dapatkan. Dia mengatakan akan mengembalikan uang tersebut, namun dana itu tidak juga muncul di rekening perusahaan.

Upaya atasannya untuk menghubunginya tidak terjawab selama berjam-jam, tetapi ketika dia akhirnya menjawab, dia mengatakan bahwa dia ketiduran dan akan segera pergi ke bank.

BACA JUGA: Demo Bawa 10.000 Lebah di Depan Istana dan Sengat 7 Polisi, 4 Peternak Ditahan

Sialnya, bagi Cial, pesan berikutnya dari karyawan mereka yang kaya raya itu adalah surat pengunduran diri, yang disampaikan dua hari kemudian melalui seorang pengacara. Dana tersebut tetap tidak ketahuan rimbanya dan karyawan itu dilaporkan telah menghilang, membuat perusahaan harus berjuang untuk mendapatkan kembali uangnya melalui sistem hukum.

Cial adalah produsen daging cold cut terbesar di Chile, yang bertanggung jawab atas beberapa merek populer termasuk San Jorge, La Preferida, dan Winter. Namun, pendapatan setiap tahun perusahaan dilaporkan tidak melebihi USD5 juta (sekira Rp74 miliar), yang berarti jumlah yang dibawa kabur karyawan itu merupakan bagian yang serius dari keuntungannya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini