Share

Awalnya Ngajak Makan, Pria Ini Mengunci Temannya di Kamar dan Melecehkannya

Yunda Ariesta, iNews · Minggu 03 Juli 2022 08:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 03 244 2622617 awalnya-ngajak-makan-pria-ini-mengunci-temannya-di-kamar-dan-melecehkannya-rIRaGM6JFB.jpg Pelaku pelecehan seksual ditangkap polisi (Foto : iNews)

BALI - Bermodus mengajak ngobrol dan makan, seorang pria asal Desa Buana Giri, Karangasem, Bali, nekat lecehkan temannya sendiri. Pelaku bahkan sempat melakukan kekerasan pada korban hingga mengalami trauma psikis dan alami pendarahan serta luka sobek.

IMN alias Obik (21), pria asal Karangasem itu kini hanya bisa pasrah, saat ditangkap jajaran Polsek Bebandem.

Dia kini ditahan di Rutan Polsek Bebandem, pasca nekat melecehkan seorang perempuan, NKA (20) asal Karangasem, yang merupakan temannya sendiri, pada 28 Juni 2022.

Tersangka melakukan pemaksaan hingga korban sempat mengalami pendarahan. Akitbanya korban mengalami luka sobek di alat vital serta taruma psikis.

Kronologi bermula, korban yang datang dari pura distop oleh tersangka untuk mengobrol di depan rumahnya. Diketahui, tersangka memang telah mengenal korban selama 4 hari dan bermaksud mendekati korban.

Tanpa basa-basi ia menawari korban masuk ke rumahnya untuk makan bersama. Sempat menolak, korban lantas dibujuk rayu hingga mau diajak masuk ke rumahnya.

Sesampai di dalam rumah, korban kembali dipaksa untuk masuk ke dalam kamar.

Betapa kagetnya korban, yang semula diajak makan bersama, malah dikunci di dalam kamar. Korban lantas ditindih dan dipaksa untuk melayani tersangka.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Korban sempat mencoba melakukan perlawanan, namun tersangka melakukan pemaksaan. Korban sempat menjerit, lalu tersangka, menyerah dan membiarkan korban pulang.

Sesampai di rumah hingga keesokan harinya korban mengalami pendarahaan, hal ini lantas diketahui orang tua korban dan langsung membawa korban ke rumah sakit untu mendapat perawatan intensif.

Setelah mengetahui sebabnya, orangtua korban langsung melapor ke Polsek Bebandem.

Dinyatakan cukup alat bukti berupa keterangan saksi dan bukti bercak darah di seprai kamar pelaku, tersangka langsung ditangkap. Pelaku pun terancam dijerat Pasal 289 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini