Share

Kisah Anak Penjual Koran di Pematangsiantar Lulus Seleksi Bintara Polri Tak Pakai Duit

Ricky Fernando Hutapea, Koran SI · Minggu 03 Juli 2022 16:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 03 608 2622780 kisah-anak-penjual-koran-di-pematangsiantar-lulus-seleksi-bintara-polri-tak-pakai-duit-iGUymV7c5V.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

PEMATANGSIANTAR - Selama ini banyak rumor yang beredar jika mengikuti seleksi menjadi anggota Polri baik tamtama, Bintara dan akademi kepolisian (Akpol) harus menyiapkan banyak uang untuk memudahkan lulus seleksi, dan mungkin masih banyak masyarakat yang masih belum yakin penerimaan anggota Polri bersih dan jelas (clean and clear).

Namun terbukti seorang anak penjual koran di Pematangsiantar, Michael Yosua Hasiholan Panggabean lulus seleksi penerimaan bintara anggota Polri tanpa pakai uang pelicin dan akan mengikuti pendidikan bintara Polri.

 BACA JUGA:Pagelaran Wayang Kulit, Kapolri: Pelestarian Budaya Hingga Dekat dengan Masyarakat

Dalam penentuan akhir atau sidang terbuka penetapan kelulusan akhir penerimaan bintara Polri TA 2022,panitia daerah (Panda) Polda Sumatera Utara yang dilaksanakan pada Sabtu 2 Juli 2022, putra Daulat Panggabean yang sehari-hari bekerja sebagai penjual koran di Pematangsiantar dinyatakan lulus seleksi untuk mengikuti pendidikan bintara di Sekolah Polisi Negara (SPN) di Hinai kabupaten Langkat yang dijadwalkan 25 Juli 2022 mendatang.

Daulat mengaku sama sekali tidak mengeluarkan biaya besar apalagi uang pelicin untuk meloloskan anaknya Michael lolos seleksi bintara Polri.

"Tidak ada pakai uang pelicin biaya yang saya keluarkan hanya untuk ongkos ke Medan, dan penginapan yang murah-murah, anak saya lulus seleksi bintara Polri murni tidak pakai sogok-sogok, dan saya tidak punya beking siapa-siapa, saya hanya penjual koran, seleksinya benar-benar bersih," ujar Daulat.

 BACA JUGA:HUT Ke-76 Bhayangkara, Mabes Polri Gelar Doa Lintas Agama untuk Indonesia Lebih Baik

Menurutnya, modal putra tunggalnya itu mengikuti seleksi bintara Polri dan lulus hanya mempersiapkan diri, mulai fisik dengan olahraga dan belajar tekun sejak setahun menjelang seleksi.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Daulat mengaku terharu dan berterima kasih kepada Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kapolda Sumatera Utara, Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak dan panitia seleksi yang sudah menyelenggarakan penerimaan bintara Polri di Polda Sumatera Utara dengan transparan dan bersih.

Michael juga membenarkan bahwa untuk masuk anggota Polri tidak membayar alias gratis mulai dari pendaftaran hingga seleksi dan dinyatakan lulus untuk mengikuti pendidikan.

"Tidak ada saya membayar mulai dari pendaftaran hingga seleksi dan akhirnya dinyatakan lulus mengikuti pendidikan," ujar alumni SMA Negeri 4 Medan tahun 2022 yang sejak kecil sudah bercita-cita menjadi polisi.

Michael selama ini sepulang sekolah memang dikenal anak yang rajin membantu orang tuanya berjualan koran dan tidak pernah minder atau malu dengan pekerjaan ayahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini