Share

7 Fakta Ratu Kripto Ruja Ignatova, Wanita Cantik yang Dijadikan Sayembara FBI Rp1,5 Miliar

Tim Okezone, Okezone · Senin 04 Juli 2022 15:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 04 18 2623253 7-fakta-ratu-kripto-ruja-ignatova-wanita-cantik-yang-dijadikan-sayembara-fbi-rp1-5-miliar-JhGvfL2V4j.jpg Rija Ignatova dijuluki Ratu Kripto masuk dalam daftar orang paling dicari FBI. (Foto: BBC)

JAKARTA - Ruja Ignatova dikenal sebagai "Ratu Kripto yang menghilang" masuk dalam daftar 10 buronan paling dicari oleh Biro Investigasi Federal Amerika Serikat atau FBI.

Ada beberapa hal menarik terkait dengan Ratu Kripto ini, berikut seperti dikutipd ari BBC.

1. Total kerugian korban hampir Rp60 triliun

Perempuan asal Bulgaria ini sedang diburu atas tuduhan penipuan mata uang kripto atau cryptocurrency yang dikenal sebagai OneCoin.

Para penyidik federal menuduh Ignatova menggunakan skema OneCoin untuk memperdaya korbannya lebih dari USD4 miliar atau setara Rp59,8 triliun.

BACA JUGA:Kalah Main Kripto Jadi Motif Bule Rusia Curi Motor di Bali 

2. Hilang sejak 2017

Dia diketahui hilang sejak 2017, yakni ketika pihak berwenang AS menandatangani surat perintah penangkapan dan penyidik mulai mengusutnya.

3. Skema Ponzi

Ketika Bitcoin jadi alat transaksi dengan pedagang kaki lima

Ignatova diburu karena perannya dalam menjalankan OneCoin, sebuah mata uang kripto yang mulai ia perkenalkan pada awal 2014. Ia menawarkan orang-orang yang membeli mata uang ini dengan iming-iming mendapatkan komisi jika bisa membujuk orang lain untuk ikut membelinya.

Tapi agen FBI mengatakan OneCoin tak ada nilainya dan tidak dilindungi oleh teknologi blockchain seperti mata uang kripto lainnya. Blokchain merujuk pada sebuah bank data khusus yang mencatat setiap transaksi menggunakan mata uang kripto.

Menurut tuduhan yang dibuat oleh jaksa federal, OneCoin pada dasarnya merupakan skema Ponzi yang disamarkan sebagai mata uang kripto.

"Dia mengatur waktu skemanya dengan sempurna, memanfaatkan keriuhan spekulasi pada masa awal-awal mata uang kripto," kata jaksa federal di Manhattan, Damian Williams.

4. Satu-satunya wanita yang masuk daftar 10 orang paling dicari

FBI menambahkan Ignatova ke dalam daftar 10 orang paling dicari agar masyarakat umum dapat ikut melacaknya. FBI bahkan menawarkan hadiah sebesar Rp1,5 miliar bagi informasi apa pun yang mengarahkan penangkapan Ignatova. Perempuan itu telah didakwa pada 2019 lalu, dengan enam tuduhan termasuk penipuan melalui teknologi komunikasi dan informasi serta penipuan sekuritas.

Ignatova menjadi satu-satunya perempuan yang masuk ke dalam daftar 10 orang paling dicari FBI.

5. Sayembara ini meningkatkan penangkatan Ratu Kripto

Jamie Bartlett yang mengerjakan podcast investigasi BBC mengenai kasus Ignatova dan dampak keuangan OneCoin terhadap para korbannya, mengatakan pengumuman FBI pada Kamis kemarin meningkatkan kemungkinan penangkapan buronan tersebut.

"Mungkin ini langkah maju terbesar dalam kasus itu sejak Ruja menghilang pada Oktober 2017," katanya.

6. Menghilang dengan membawa uang Rp7,4 triliun

Barlett yang juga menginvestigasi kasus ini selama bertahun-tahun, mengatakan satu alasan yang membuat sulit melacak Ruja Ignatova karena ia menghilang dengan membawa serta uang sebesar USD500 juta (Rp7,4 triliun) yang bisa membantunya bersembunyi dari pelacakan.

"Kami juga yakin dia memiliki dokumen identitas palsu dengan kualitas tinggi, dan mengubah penampilannya," katanya seraya menambahkan kemungkinan bahwa dia sudah meninggal dunia.

7. Terakhir kali terlihat pada 2017

Ignatova terakhir kali terlihat saat naik pesawat dari Bulgaria ke Yunani pada 2017, dan tak diketahui lagi jejaknya sejak saat itu.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini