Share

Gangguan Jiwa, Pria Ini Bakar Rumah Orang Tuanya di Indramayu

Andrian Supendi, MNC Portal · Kamis 07 Juli 2022 12:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 07 525 2625273 gangguan-jiwa-pria-ini-bakar-rumah-orang-tuanya-di-indramayu-GqQbzlX6Xy.jpg Gangguan jiwa, pria ini bakar rumah orang tuanya di Indramayu. (MNC Portal)

INDRAMAYU - Rumah milik Muniah (66), warga Desa Pringgacala, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, hangus terbakar, pada Rabu (6/7/2022) sekira pukul 18.15 WIB.

Diduga rumah ini sengaja dibakar anaknya bernama Akhmad Fauzi, yang mengalami gangguan jiwa. Saat kejadian, Muniah sedang tidak berada di tempat.

Menurut Informasi yang diterima MNC Portal Indonesia (MPI) pada Kamis (7/7/2022), kebakaran itu pertama kali diketahui tetangga korban bernama Ropiah (37). Ia mencium bau kebakaran dari dalam rumah. Kemudian Ropiah keluar untuk mencari tahu sumber dari bau kebakaran tersebut.

Setelah dia membuka pintu rumahnya, didapati rumah Muniah telah terbakar di bagian kamar depan. Ia pun berteriak untuk meminta tolong kepada warga lainnya.

Sontak, warga lain yang mendengar teriakan itupun heboh dan berdatangan, kemudian berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya lalu api pun berhasil dipadamkan.

"Iya benar, rumah Muniah kebakaran yang bersumber dari kamar depan hingga bagian atap genteng rumah," ujar Ropiah.

Sementara, Kapolsek Karangampel, AKP Eko Susilo menuturkan, masyarakat melaporkan peristiwa kebakaran itu ke Polsek Karangampel sekira pukul 19.30 WIB, setelah petugas mendatangi lokasi kejadian api sudah berhasil di padamkan.

"Setelah dilakukan pengecekan oleh Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu, bahwa api sudah padam dan di pastikan tidak ada bara api yang masih menyala," tuturnya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Eko menyatakan, tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut, adapun bagian rumah korban yang terbakar yaitu kamar depan dan bagian atap genteng rumah.

"Penyebab dari terjadinya kebakaran diduga dibakar oleh anak korban yang mengalami ganguan jiwa sejak lima tahun yang lalu," ujarnya.

Eko menyampaikan, atas terjadinya peristiwa kebakaran itu korban mengalami kerugian sebesar Rp50 juta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini