Share

Gempar! Warga Temukan Mayat Tanpa Kepala, Tangan dan Kaki Terpisah dari Badan

Ricky Susan, Koran SI · Kamis 07 Juli 2022 13:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 07 525 2625325 gempar-warga-temukan-mayat-tanpa-kepala-tangan-dan-kaki-terpisah-dari-badan-o0nTO9aZCs.jpg Mayat tanpa kepala yang ditemukan di bibir pantai/ Foto: Ricky Susan

CIANJUR - Warga Kampung Baru, Desa Mekarsari, Kecamatan Agrabinta digegerkan dengan ditemukannya mayat tanpa kepala di bibir Pantai Salatri, Kamis (07/07/2022). Selain kepala, tangan dan telapak kaki jasad pun tidak ada.

Diketahui, mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut korban terseret arus ombak yang hilang sekitar 10 hari lalu di Pantai Rancabuaya, Garut.

 BACA JUGA:Pemkab Hulu Sungai Utara Gelar Apel Peringati Harganas

"Jasad ditemukan oleh warga, dan ditemukan dalam keadaan sudah tidak utuh, kepala, tangan, dan telapak kaki korban sudah tidak ada," kata Kapolsek Agrabinta, Iptu A Nanda Riharja, kepada wartawan.

Berdasarkan informasi, korban yang diketahui seorang pelajar bernama Abdul Latif, warga Kampung Pasir Lampir RT 01/05 Desa Hanjuang, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut. Saat itu, korban bersama teman-temannya bermain usai merayakan pembagian rapor.

Disaat teman-temannya pulang, namun korban bersama satu orang temannya memutuskan menginap di Pantai Rancabuaya.

 BACA JUGA:Terdengar Suara Aneh di Plafon Rumah, Ternyata Ada Ular Sanca 2,5 Meter

Korban bersama temannya tersebut berenang. Namun, saat itu kondisi air laut tengah pasang dan ombak cukup besar. Sehingga, korban terseret ombak dan tidak ditemukan.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

"Namun pada saat korban berenang di Pantai Ranca karena ombak yang besar, korban terseret arus ombak yang mengakibatkan korban tenggelam dan tidak ditemukan," ujarnya.

 BACA JUGA:Menlu RI dan RRT Bahas Pentingnya Kerja Sama Negara Berkembang Bagi Stabilitas Kawasan

Saat ini, Polsek Agrabinta tengah menunggu kedatangan pihak keluarganya untuk menjemput jenazah tersebut. "Jenazah korban mau diambil keluarganya," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini