Share

Buron 11 Tahun, DPO Kasus Perbuatan Tidak Menyenangkan Ditangkap Tim Gabungan Kejati Jabar-DIY

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Kamis 07 Juli 2022 18:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 07 525 2625563 buron-11-tahun-dpo-kasus-perbuatan-tidak-menyenangkan-ditangkap-tim-gabungan-kejati-jabar-diy-JZkGLhpGF0.jpg Proses penangkapan tersangka yang buron selama 11 tahun/ Foto: Kejati Jabar

BANDUNG - Tim gabungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta menangkap terpidana kasus perbuatan tidak menyenangkan yang telah buron selama 11 tahun.

Terpidana yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) bernama Muhamad Aidil Fitra Saragih itu ditangkap di sekitar rumah dinas Kepala Rumah Sakit Bantuan TNI AD Galunggung, Jalan Tanuwijaya Nomor 6, Kota Tasikmalaya, Kamis (7/7/2022) pagi.

 BACA JUGA:Buron ke Lampung, Pimpinan Ponpes Terlibat Pencabulan Ditangkap

"Penangkapan DPO atas nama Muhamad Aidil Fitra Saragih dilakukan oleh Tim Tabur Kejati DIY bersama-sama Tim Intelijen Kejati Jabar, Tim Intelijen Kejari Kota Tasikmalaya, Kodim 0612 Tasikmalaya dan Polres Tasikmalaya Kota," ungkap Kasipenkum Kejati Jabar, Sutan Harahap dalam keterangan resminya, Kamis (7/7/2022).

 BACA JUGA:Modus Tes Keperawanan, Pimpinan Ponpes di Banyuwangi Leluasa Cabuli Santrinya

Usai ditangkap, lanjut Sutan, buronan tersebut dibawa ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tasikmalaya untuk diperiksa dan selanjutnya akan dibawa ke Yogyakarta.

"Saudara Muhamad Aidil Fitra Saragih DPO selama kurang lebih 11 tahun," ujar Sutan.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Sutan menambahkan bahwa sesuai Putusan Pengadilan Tinggi Yogyakarta No. 76/PID/2009/PTY tanggal 2 November 2009, Muhamad Aidil Fitra Saragih dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan dengan ancaman kekerasan.

 BACA JUGA:Sebaran Covid-19 di 34 Provinsi Hari Ini, Jakarta Tertinggi Disusul Jabar dan Banten

"Saudara Muhamad Aidil Fitra Saragih melanggar Pasal 335 ayat (1) ke-1 KUHP dengan pidana penjara selama 4 bulan," kata Sutan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini