Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Maya Ghazal: Diaspora Suriah yang Ditolak Banyak Sekolah, Berakhir Sebagai Pilot di Inggris

Nanda Aria , Jurnalis-Jum'at, 08 Juli 2022 |05:07 WIB
Maya Ghazal: Diaspora Suriah yang Ditolak Banyak Sekolah, Berakhir Sebagai Pilot di Inggris
Maya Ghazal/ Foto: UNHCR
A
A
A

Badan pengungsi PBB, UNHCR, berkata Maya ditolak karena ijazah sekolahnya dari Suriah tak diakui di Inggris.

"Tidak ada satu pun yang mau mendengarkan kisah saya dan ini membuat saya sedih. Saya patah hati setiap kali saya ditolak oleh sekolah. Saya merasa tak berguna," ujarnya.

Sementara itu, lebih dari 6,6 juta warga Suriah hidup di dunia sebagai pengungsi, menurut UNHCR. Sekitar 20.000 di antaranya mendapatkan suaka di Inggris.

Di puncak krisis migran tujuh tahun lalu, foto-foto para pengungsi yang putus asa dan mendatangi Eropa dalam jumlah besar dipublikasikan oleh berbagai media. Beberapa menyelipkan pesan-pesan kebencian.

 BACA JUGA:Pengedar 43,4 Kilogram Sabu Divonis Hukuman Mati!

"Karena stereotip yang ada di media, beberapa orang menyangka para pengungsi datang ke negara mereka untuk mencuri," kata Maya.

"Saya tidak mau berpikir seperti itu tentang diri saya sendiri. Pengungsi bukanlah kata yang baik untuk dikaitkan dengan diri seseorang," sambungnya.

Perjalanan Maya ke Inggris

Pada 2015, keluarganya memutuskan melakukan perjalanan ke Inggris. Maya yang berharap ada masa depan baru menantinya, justru menemukan pintu-pintu tertutup di hadapannya.

Kesempatannya untuk meraih kesuksesan sangat rendah. Akses pendidikan adalah penghalang bagi 83 juta pengungsi yang ada di seluruh dunia.

Saat anak-anak pengungsi beranjak dewasa, kesempatan-kesempatan untuk mereka berkurang drastis, menurut UNHCR. Secara global, hanya 3% pengungsi mendapatkan akses ke pendidikan tinggi, jauh lebih rendah dari populasi non-pengungsi yakni sebanyak 37%.

"Penolakan dan anggapan meremehkan secara terus-menerus inilah yang justru memberi saya kekuatan," ungkap Maya.

Maya akhirnya diterima untuk menempuh pendidikan diploma di bidang teknik. Saat hendak mendaftar kuliah, Maya dan ibunya pergi ke London dan menginap di sebuah hotel yang terletak di sebelah Bandara Heathrow.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement