Sementara itu, salah satu aparat desa setempat, Dedi Sunendi mengungkapkan, selama ini di desanya itu tidak pernah ada hewan liar, karena jauh dari hutan, apalagi hingga menimbulkan kejadian yang tergolong tragis seperti itu.
"Biasanya hewan liar itu kan datangnya dari hutan, sementara di sini kan jauh dari hutan, mayoritas perumahan penduduk semua. Terus, kejadian hewan ternak mati secara massal ini juga pertama kali terjadi di desa kita," ungkap dia.
Dedi menambahkan, terkait kejadian itu pemerintah desa telah mengupayakan bantuan dana untuk membantu kerugian dari pemilik ternak tersebut.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.