Share

Hasil Post Mortem, Cacing Hati Masih Ditemukan di Daging Hewan Kurban

Adi Haryanto, Koran SI · Selasa 12 Juli 2022 20:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 12 525 2628426 hasil-post-mortem-cacing-hati-masih-ditemukan-di-daging-hewan-kurban-aEfJ3a37WQ.jpg Ilustrasi/ Foto: Okezone

CIMAHI - Cacing hati masih ditemukan dalam daging hewan kurban setelah dilakukan pemeriksaan post mortem oleh petugas Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi. Selain itu ada juga berbagai penyakit lainnya yang juga turut teridentifikasi oleh petugas di lapangan.

"Saat dilakukan pemeriksaan post mortem ditemukan cacing hati di daging kurban. Terdiri dari 48 ekor sapi, 25 ekor domba, dan 1 ekor kambing," kata Plt Kepala Dispangtan Kota Cimahi, Asnadi Junaedi, Selasa (12/7/2022).

 BACA JUGA:Viral di Medsos, Warga Berjubel Ingin Doakan Jenazah Warga yang Disebut Terkaya di Bandung Barat

Dia mengatakan, penemuan adanya cacing hati tersebut berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan pada Minggu dan Senin setelah Hari Raya Idul Adha. Pemeriksaan post mortem dilakukan total kepada 3.613 ekor hewan kurban, terdiri dari Rinciannya sapi sebanyak 1.375 ekor, domba 2.145 ekor, dan kambing 93 ekor.

"Ada juga satu sapi terkena penyakit kuning, satu sapi terkena pneumonia, satu sapi abses kaki, dan satu ekor domba terkena granuloma," sebutnya.

 BACA JUGA:Jokowi Apresiasi Lompatan Kerja Kementan dalam Produksi Benih Unggul Padi

Dirinya menegaskan, meskipun ada beberapa hewan yang terkena penyakit namun dagingnya masih bisa dikonsumsi. Hanya memang ada bagian yang terindikasi tidak normal harus di afkir full, dan ada juga yang di afkir sebagian.

Menurutnya cacing hati yang ada pada hati hewan bisa mati hanya dengan direbus air mendidih. Penularan cacing hati pada manusia terjadi ketika terkonsumsinya larva cacing yang terdapat di sayuran. "Kalau direbus cacing akan mati, hanya tidak etis untuk dikonsumsi. Sehingga bagian hati yang ada cacingnya saja di afkir," kata dia.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Disinggung soal penyakit mulut dan kuku (PMK), Asnadi menyebutkan, saat pemeriksaan post mortem tidak ditemukan adanya hewan kurban yang terkena PMK. Namun saat dilakukan pemeriksaan ante mortem atau sebelum disembelih, ditemukan ada beberapa hewan kurban yang terkena PMK.

 BACA JUGA:3 Pebulu Tangkis Top Indonesia yang Punya Banyak Fans di China, Nomor 1 Hendra Setiawan!

"Sebetulnya daging, jeroan, kepala, tulang, ekor dan tulang, dari hewan yang terkena PMK tidak akan menular pada manusia, namun rentan menularkan kepada hewan lain," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini