Share

Lecehkan 4 Bocah, Pemilik Warung Kelontong Nyaris Dipukuli Massa

Ikang Amanda, iNews · Rabu 13 Juli 2022 11:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 13 608 2628671 lecehkan-4-bocah-pemilik-warung-kelontong-nyaris-dipukuli-massa-dV8xEiEU2w.jpg Illustrasi (foto: freepick)

LABUHANBATU - Seorang pria bernama Aan Hariyanto (42) nyaris dipukuli warga karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap empat orang anak di bawah umur. Warga pun melaporkan kasus ini ke Mapolsek Kualuh Hulu dan KPAID Labura.

Aksi bejat tersebut terekam video hingga akhirnya viral di media social, kejadian terjadi di Desa Sidua-Dua, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara.

 BACA JUGA:Dugaan Pelecehan Seksual Dalam Angkot Kuningan, Begini Kesaksian Sopir

Untuk memuluskan aksi bejatnya, Aan menggunakan modus memanjakan para anak yang sudah menjadi targetnya bermanja kepada dirinya saat membeli jajanan di warung miliknya yang terletak diteras rumahnya.

Aan selalu memangku dan memeluk korbannya bagaikan ayah kepada anaknya, lalu mencium dan meraba kemaluan korban serta menggesekkan bagian alat vitalnya pada punggung korban.

 BACA JUGA:4 Kasus Pelecehan Seksual, dari di Pasar hingga KRL

Peristiwa ini terbongkar saat salah seorang korban bernama Mawar menceritakan peristiwa yang menimpa dirinya kepada ibunya bernama Atik, seketika itu juga ia langsung melaporkan peristiwa itu kepada Kepala Desa Sidua-Dua.

Tidak menunggu lama, Kepala Desa Sidua-Dua, Syahrul Hidayat langsung mendatangi rumah terduga pelaku dan melihat warganya sudah ramai berkerumun di depan rumah terduga pelaku, untuk menghindari amuk massa, kepala desa langsung mengamankan terduga pelaku dan membawanya ke Mapolsek Kualuh Hulu.

“Aksi ini sudah kedua kalinya dilakukan pelaku,” kata Syahrul.

Selain melapor ke Mapolsek Kualuh Hulu kasus dugaan pelecehan seksual ini juga dilaporkan ke KPAID Labuhanbatu Utara.

Ketua KPAID Labuhanbatu Utara, Ardiansah Harahap mengatakan pihaknya sedang mengumpulkan seluruh bukti-bukti serta akan mendampingi korban membuat laporan resmi ke unit perlindungan perempuan dan anak di Mapolres Labuhan Batu.

Kini kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur ini sedang ditangani dan di usut oleh unit perlindungan perempuan dan anak Mapolres Labuhan Batu bekerja sama dengan KPAID Kabupaten Labuhanbatu Utara.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini