BEKASI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi melaporkan terjadinya banjir di wilayah Kabupaten Bekasi. Dalam catatannya ada 10 titik banjir yang tersebar di tiga Kecamatan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln menjelaskan, tiga kecamatan di antaranya, Kecamatan Babelan, Kecamatan Tambun Utara dan Kecamatan Sukawangi. Laporan ini termuktahir pada Sabtu (16/7/2022) pukul 16.58 WIB.
“Bertambahnya debit air di hulu sungai Cileungsi mengakibatkan naiknya Tinggi Muka Air ( TMA ) di Sungai Bekasi dan berdampak pada Daerah Aliran Sungai Bekasi,” kata Henri Lincoln dalam keterangannya.
Secara rinci, di Kecamatan Babelan terdapat empat titik yaitu di Kampung Kebalen, Perumahan BAS, Perumahan Babelan Permai dan Kampung Buni. Ketinggian pada banjir tersebut pun bervariasi antara 30-55 cm.
Baca juga: Banjir di Jakarta Rendam 111 Rumah Warga, Kini Mulai Surut
Sementara, di wilayah Tambun Utara terdapat lima titik diantaranya yakni, Perumahan Libersa Mansion, Kampung Pisangan, Kampung Gabus Pabrik, Kampung Babakan dan Kampung Turi. Ketinggian di lima titik tersebut pun juga bervariasi antara 20-60 cm.
Terakhir tercatat di wilayah Kecamatan Sukwangi yang terdapat di Jalan Utama Kampung Pangkalan Permai. Pada titik ini ketinggian mencapai genangan 25 cm.
Baca juga: Banjir Jakarta Berangsur Surut, Tersisa 83 RT Masih Terendam
Henri menyampaikan pihaknya terus bersiaga memastikan air berangsur surut. Sejumlah peralatan pun juga siaga untuk melakukan evakuasi apabila diperlukan.
“(BPBD) Melakukan monitoring dan pemantauan di sepanjang aliran Sungai Bekasi,” tutup dia.
(Fakhrizal Fakhri )