Namun, survei tersebut juga mengungkapkan bahwa ada sebesar 21,1% publik yang belum menentukan pilihannya.
“Mungkin terjadi, karena ada kebingungan dari publik Jateng terhadap siapa capres yang akan diusung PDIP. Dinamika yang terjadi di PDIP terkait ini juga sangat menarik perhatian publik. Kita ketahui bahwa Jateng adalah basis pendukung ideologis PDIP dan Jokowi juga," kata Thoha.
Survei Lanskap dilakukan di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sample yang dicuplik dari masing-masing provinsi adalah 880 responden dengan menggunakan teknik multistage random sampling dengan margin of error ±3,3% dan tingkat kepercayaan 95%.
Hasil survei ini marupakan hasil survei yang dikumpulkan melalui wawancara tatap muka di 29 Juni hingga 8 Juli 2022.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.