Share

Malaysia Sita 6 Ton Gading Gajah, Tulang Harimau, hingga Cula Badak Senilai Rp269 Miliar

Susi Susanti, Okezone · Selasa 19 Juli 2022 15:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 19 18 2632354 malaysia-sita-6-ton-gading-gajah-tulang-harimau-hingga-cula-badak-senilai-rp269-miliar-VdwoLi7Tyw.jpg Polisi Malaysia sita gading gajah hingga cula badak (Foto: AP)

MALAYSIA - Pihak berwenang Malaysia telah menyita sejumlah besar bagian tubuh hewan yang diperdagangkan, termasuk gading gajah, cula badak, sisik trenggiling dan tulang harimau senilai sekitar USD17,9 juta (Rp268 miliar).

 Pihak berwenang menemukan sekitar enam ton gading gajah dan bagian hewan lainnya di pelabuhan barat di negara bagian Selangor pada Minggu (17/7/2022).

Direktur Jenderal Bea Cukai Malaysia Zazuli Johan, pada Senin (18/7/2022) mengatakan bagian-bagian hewan itu diperkirakan dikirim dari Afrika.

Baca juga: Gajah 'Patah Hati' Rela Berjalan 15 Mil Demi Hadiri Pemakaman Sahabat Manusianya

Dikutip CNN, Bea Cukai Malaysia membagikan foto yang menunjukkan tumpukan gading dan bagian tubuh hewan lainnya termasuk tengkorak hewan dan perhiasan yang tampaknya terbuat dari gading.

Baca juga: Pria Ini Diciduk di Bandara saat Check-in, Selundupkan Cula Badak dalam Bungkus Permen

Malaysia adalah salah satu dari beberapa negara Asia Tenggara yang diidentifikasi oleh para konservasionis sebagai titik transit utama bagi satwa liar yang terancam punah yang diperdagangkan secara ilegal yang sedang dalam perjalanan ke negara-negara Asia lainnya, sebagian besar China.

Banyak dari bagian hewan ini, seperti tulang singa, digunakan untuk obat-obatan tradisional. Trenggiling, yang merupakan insektivora tertutup sisik seukuran kucing rumahan, sangat dihargai karena daging dan sisiknya, dianggap sebagai makanan lezat dan berharga dalam pengobatan tradisional. Hewan ini terus diburu hingga tersisa sangat sedikit.

Pada 2020, pemerintah China menghapus sisik trenggiling dari daftar bahan yang disetujui yang digunakan dalam pengobatan tradisional China, sebuah langkah yang digambarkan oleh para juru kampanye sebagai langkah penting untuk menyelamatkan mamalia yang paling banyak diperdagangkan di dunia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini