JAKARTA - Satgas Marinir Ambalat XXVIII TNI AL BKO Guspurla Koarmada II yang sedang melaksanakan tugas di Pos Sei Pancang Kecamatan Sebatik Utara Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara mengamankan enam orang yang diduga intelijen asing yang sedang memata matai lokasi sekitar.
(Baca juga: Jenderal Marinir Ini Pertaruhkan Nyawa Berenang di Samudra Hindia untuk Sapa Prajurit TNI AL)
Enam orang tersebut terdiri dari tiga orang WNI dan tiga orang WNA. Ketiga WNI itu yakni EW 23 tahun, TR (40), YY (40). Sedangkan tiga WNA atas nama LS (40), HK (40) dan BJ (45).
“Terdapat foto-foto bangunan pos penjagaan militer, patok perbatasan, pelabuhan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di galeri HP mereka, yang dilihat cara pengambilannya dilakukan secara sembunyi-sembunyi” ujar Lettu Mar Victor Aji Hersanto, Jumat (22/7/2022).
Selanjutnya Lettu Mar Victor Aji Hersanto melaporkan temuan ini kepada Dansatgasmar Ambalat XXVIII Kapten Marinir Andreas Parsaulian Manalu.
Pihaknya lalu menghubungi Tim Kopaska, BIN, BAIS, SGI, Intel Kodim 0911, Polsek Sebatik Timur, dan Imigrasi untuk dilakukan koordinasi dan penanganan lanjutan.
“Adapun pengambilan foto-foto secara Ilegal ini dapat dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Nomor 19 tahun 2016,"ujarnya.