Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Protes Anti Aborsi, Puluhan Mahasiswa Kedokteran Walk Out saat Upacara Jas Putih

Susi Susanti , Jurnalis-Selasa, 26 Juli 2022 |18:53 WIB
Protes Anti Aborsi, Puluhan Mahasiswa Kedokteran <i>Walk Out</i> saat Upacara Jas Putih
Mahasiswa kedokteran melakukan aksi walk out saat upacara jas putih (Foto: Twitter)
A
A
A

MICHIGAN - Puluhan mahasiswa kedokteran Universitas Michigan melakukan aksi 'walk out' saat upacara pelantikan sekolah kedokteran mereka pada Minggu (24/7/2022) untuk memprotes pembicara utama yang memiliki pandangan anti-aborsi.

Saat Dr. Kristin Collier, asisten profesor penyakit dalam di universitas, mulai menyampaikan pidato utamanya, beberapa puluhan siswa tiba-tiba berdiri dan mulai keluar dari auditorium. Beberapa tamu juga terlihat pergi.

Sebelum Upacara Jas Putih pada Minggu (24/7/2022), di mana mahasiswa kedokteran yang masuk berjubah dengan mantel medis pertama mereka, beberapa siswa telah mengajukan petisi kepada sekolah untuk mengganti Collier dengan pembicara lain, karena merujuk pada pandangan anti-aborsinya.

Baca juga: Aborsi Dilarang, Jaringan Meksiko Selundupkan 100 Dosis Obat Aborsi per Hari untuk Wanita AS

"Sementara kami mendukung hak kebebasan berbicara dan beragama, seorang pembicara anti-pilihan sebagai perwakilan dari Universitas Michigan melemahkan posisi Universitas tentang aborsi dan mendukung platform non-universal, yang berakar pada teologi untuk membatasi akses aborsi, yang penting bagian dari perawatan medis," bunyi petisi itu.

Baca juga: Roe Vs Wade Dibatalkan, Mengapa Hak aborsi di AS Terus Memicu Pro dan Kontra?

Mahasiswa kedokteran Elliott Brannon, yang membantu mengatur petisi, mengatakan kepada CNN bahwa lebih dari 300 mahasiswa kedokteran menandatanganinya.

Dia mengatakan pemogokan dan petisi sebagian besar diselenggarakan oleh mahasiswa kedokteran yang masuk dengan dukungan mahasiswa saat ini.

"Ini bukan hanya ketidaksepakatan pendapat pribadi," kata petisi itu. "(L)melalui permintaan kami, kami berdiri dalam solidaritas melawan kelompok-kelompok yang mencoba mengambil hak asasi manusia dan membatasi perawatan medis,” lanjutnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement