Share

Gembong Narkoba Terkuat di Meksiko Ditangkap, Jual Kokain 'Tesla dan Prada' Senilai Rp291 Miliar

Susi Susanti, Okezone · Senin 01 Agustus 2022 18:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 01 18 2640155 gembong-narkoba-terkuat-di-meksiko-ditangkap-jual-kokain-tesla-dan-prada-senilai-rp291-miliar-aTYub5iaO2.jpg Gembong narkoba terkuat di Meksiko ditangkap (Foto: Kantor Kejaksaan Agung Meksiko)

MEKSIKO - Kartel narkoba paling kuat di Meksiko ditangkap dengan narkoba senilai lebih dari 16 juta poundsterling (Rp291 miliar). Mereka mengganti nama kokain mereka menjadi ‘Tesla dan Prada’ usai cuitan dari Elon Musk.

Pekan lalu pihak berwenang di Mexico City menyita 1,6 ton peralatan di dua trailer traktor dalam penggerebekan kokain terbesar di kota itu selama 12 tahun.

Empat pria ditangkap, diduga berencana untuk mengedarkan narkoba ke Amerika Serikat (AS).

Mereka kemudian diidentifikasi sebagai anggota Kartel Sinaloa, khususnya Los Chapitos - sebuah faksi geng yang tetap setia kepada putra-putra mantan pemimpin Joaquín 'El Chapo' Guzmán setelah penangkapannya pada 2016.

 Baca juga: Jaringan Wanita Kartel Narkoba El Chapo Ditangkap, Kendaraan Lapis Baja dan Senjata Api Disita

Kepala Polisi Kota Meksiko Omar Harfuch memperkirakan hasil tangkapan itu bernilai USD20 juta (Rp297 miliar).

Baca juga: Ngeri, Kartel Meksiko Paksa Anggotanya Jadi Kanibal, Makan Jantung Musuh

Setelah tiba dari Kolombia, beberapa di antara narkoba itu akan dijual di kota itu sendiri sebelum sisanya dipindahkan ke utara perbatasan ke AS, pasar obat paling menguntungkan di planet ini.

Anehnya, jepretan tangkapan monster itu menunjukkan bahwa orang Sinaloan telah mencap logo ‘Tesla dan Prada’ ke dalam paket.

Ini sebenarnya bukan fenomena baru dengan ditemukannya branding Toyota dan Gucci pada narkoba yang disita di masa lalu.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Menurut Vice, branding yang berbeda menunjukkan tingkat kemurnian yang berbeda-beda serta tujuan setiap pengangkutan.

Penggunaan logo Tesla sangat tepat waktu karena hanya beberapa minggu setelah tweet dari Musk, CEO perusahaan, tentang merek besar dan kokain.

"Selanjutnya saya membeli Coca-Cola untuk memasukkan kembali kokain,” cuit Musk di tengah kesepakatannya yang gagal untuk membeli Twitter.

Penggerebekan baru-baru ini terjadi setelah pihak berwenang meningkatkan operasi melawan Kartel Sinaloa di Mexico City.

Pada 12 Juli lalu, baku tembak besar-besaran di lingkungan Topilejo selatan menyebabkan 150 petugas dan tiga helikopter berhadapan dengan para penyelundup. 14 orang ditangkap, meskipun empat kemudian dibebaskan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini