Share

Rusia Tuduh AS Berperan Langsung di Perang Ukraina, Tanggung Jawab Semua Serangan Roket

Susi Susanti, Okezone · Rabu 03 Agustus 2022 09:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 03 18 2641047 rusia-tuduh-as-berperan-langsung-di-perang-ukraina-tanggung-jawab-semua-serangan-roket-7T0ITNVrrt.jpg Perang Rusia-Ukraina (Foto: Reuters)

MOSKOW - Seorang juru bicara kementerian pertahanan Moskow menuduh Amerika Serikat (AS) menyetujui target artileri Himars buatan AS yang digunakan pasukan Kyiv.

Letnan Jenderal Igor Konashenkov mengatakan panggilan telepon yang disadap antara pejabat Ukraina mengungkapkan hubungan tersebut. BBC tidak dapat memverifikasi ini secara independen.

"Pemerintahan Biden bertanggung jawab langsung atas semua serangan roket yang disetujui oleh Kyiv di daerah pemukiman dan fasilitas infrastruktur sipil di pemukiman Donbass dan daerah lain yang menyebabkan kematian massal warga sipil," terangnya.

Baca juga: Militer Rusia Angkat Bicara Soal Operasi Militer di Dekat Ibukota Ukraina

Himars adalah sistem roket ganda yang dapat meluncurkan peluru kendali presisi pada target sejauh 70 km (45 mil) jauhnya dari artileri yang dimiliki Ukraina sebelumnya.

Baca juga: Rusia Rebut Kota Pertama di Ukraina, Melitopol Dihuni 150.000 Orang

Sistem roket ini juga diyakini lebih akurat daripada yang dimiliki Rusia. Pada April lalu, Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov mengatakan keputusan Presiden AS Joe Biden untuk memasok Ukraina dengan miliaran dolar senjata berarti "Nato, pada dasarnya, terlibat dalam perang dengan Rusia melalui proxy dan mempersenjatai proxy itu".

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Perang berarti perang," tegas pria berusia 72 tahun itu.

Tidak ada komentar segera atas tuduhan dari pejabat AS. Rusia sebelumnya menuduh Washington melakukan "perang proksi" di Ukraina.

Sepanjang konflik di Ukraina, Rusia telah dituduh melakukan berbagai kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Pekan lalu, Ukraina menuduh Moskow membom sebuah penjara di Donetsk yang dikuasai separatis untuk menutupi tuduhan penyiksaan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini