Share

China Tembakkan 11 Rudal Balistik di Dekat Taiwan Usai Kunjungan Ketua DPR AS

Susi Susanti, Okezone · Jum'at 05 Agustus 2022 10:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 05 18 2642428 china-tembakkan-11-rudal-balistik-di-dekat-taiwan-usai-kunjungan-ketua-dpr-as-W6DxzCYixY.jpg China tembakkan 11 rudal balistik ke dekat Taiwan usai kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi (Foto: AFP)

CHINA - China telah menembakkan rudal balistik di dekat Taiwan sebagai bagian dari latihan militer besar-besaran menyusul kunjungan Ketua Dewa Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS) ancy Pelosi ke pulau itu.

Taiwan mengatakan China meluncurkan 11 rudal balistik ke perairan di sekitar pantai timur laut dan barat daya Taiwan.

"Latihan tersebut fokus pada sesi pelatihan utama termasuk blokade bersama, serangan target laut, serangan terhadap target darat, operasi kontrol wilayah udara," kata Komando Teater Timur militer China dalam sebuah pernyataan, dikutip BBC.

 Baca juga: Ada Apa Ketua DPR AS ke Taiwan dan Mengapa China Harus Marah? Ini Alasannya

Kunjungan singkat Pelosi ke Taiwan pada Rabu (3/8/2022) memicu ketegangan. Menteri Luar Negeri China Wang Yi menggambarkannya sebagai "manik, tidak bertanggung jawab dan tidak rasional".

Pelosi adalah politisi AS paling senior yang mengunjungi pulau itu dalam 25 tahun. Pelosi sekarang berada di Jepang untuk tahap terakhir dari tur Asianya.

Baca juga:  Taiwan Persiapkan Perang Tanpa Meminta Perang, Terus Pantau Latihan Militer China

China menanggapi dengan melakukan peluncuran rudal balistik yang belum pernah terjadi sebelumnya dan latihan militer di lepas pantai Taiwan.

China menilai kunjungan Pelosi, sebagai tantangan terhadap klaim kedaulatannya atas Taiwan.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

China melihat Taiwan sebagai provinsi yang memisahkan diri yang pada akhirnya akan dikendalikan - dengan paksa jika perlu.

AS, pada bagiannya, tidak secara resmi mengakui Taiwan, yang untuk semua tujuan praktis telah merdeka sejak 1950. Namun, Washington mempertahankan hubungan yang kuat dengan pulau itu - termasuk menjual senjata untuk Taiwan untuk mempertahankan diri.

Sementara itu, Kementerian pertahanan Taiwan mengatakan telah mengaktifkan sistem pertahanannya dan sedang memantau situasi.

Kementerian Luar Negeri Taiwan menuduh China "mengikuti contoh Korea Utara yang dengan sengaja melakukan uji coba rudal ke perairan dekat negara lain".

Korea Utara - sekutu kuat China - telah dituduh memicu ketegangan di kawasan itu dengan berulang kali meluncurkan uji coba rudal dalam beberapa bulan terakhir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini