Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penembakan SD Sandy Hook Dinyatakan Hoaks, Ahli Teori Konspirasi Ini Diperintahkan Bayar Ganti Rugi Rp61 Miliar

Susi Susanti , Jurnalis-Jum'at, 05 Agustus 2022 |16:28 WIB
Penembakan SD Sandy Hook Dinyatakan Hoaks, Ahli Teori Konspirasi Ini Diperintahkan Bayar Ganti Rugi Rp61 Miliar
Ahli teori konspirasi Alex Jones dituntut ganti rugi Rp61 miliar usai menyatakan penembakan SD Sandy Hook sebagai hoaks (Foto: Reuters)
A
A
A

TEXAS - Ahli teori konspirasi Alex Jones telah diperintahkan untuk membayar ganti rugi sebesar USD4,1 juta (Rp61 miliar) setelah menyatakan penembakan di sekolah dasar (SD) Sandy Hook pada 2012 adalah hoaks.

Orang tua korban telah meminta setidaknya USD150 juta (Rp 2 triliun) di pengadilan pencemaran nama baik Texas terhadap pendiri Infowars itu.

Mereka mengaku mengalami pelecehan dan tekanan emosional karena informasi yang salah yang dibuat Jones.

Seperti diketahui, 26 anak dan enam orang dewasa ditembak mati di Sekolah Dasar (SD) Sandy Hook di Connecticut pada 2012 lalu.

 Baca juga: Urutan Kejadian Penembakan Sandy Hook Terungkap

Juri di kota Austin memutuskan ganti rugi pada Kamis (4/8/2022), dan masih harus menentukan hukuman terkait masalah itu.

Baca juga: 14 Desember 2012: Penembakan Sandy Hook Tewaskan 20 Bocah SD

Sementara itu, Jones - yang tidak berada di pengadilan ketika hasilnya diumumkan - telah berulang kali berargumen bahwa penembakan itu adalah tipuan atau hoaks yang dibuat pemerintah untuk melucuti hak kepemilikan senjata orang Amerika Serikat (AS), dan bahwa orang tua dari anak-anak yang meninggal adalah "aktor krisis".

Dia telah kalah dalam serangkaian kasus pencemaran nama baik yang dibawa oleh orang tua korban secara default setelah gagal menunjukkan dokumen dan kesaksian.

Keputusan ganti rugi ini adalah yang pertama kali disetujui juri di pengadilan.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement